Mereka Yang Menolak Punah Di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

perangkat digital hasil perkembangan teknologi
Anom Penulis

Perkembangan teknologi digital, khususnya ketika internet hadir di kehidupan kita, merubah banyak hal. Sesuatu yang dulu dipakai secara masif, kini sudah tidak ada lagi. Walau begitu, tetap ada beberapa hal yang — entah bagaimana — tetap bertahan. Mereka seolah punya medan gravitasi sendiri dan tetap menarik minat masyarakat.

Buku

buku

Salah satu hal pertama yang berubah dari perkembangan teknologi digital dan internet adalah kebiasaan membaca. Saat ini sebagian besar orang membaca berbagai hal di internet. Baik berita maupun cerita. Ebook pun hadir sudah lama. Bahkan salah satu tujuan tablet dibuat adalah untuk menggantikan fungsi buku.

Tapi buku tidak tergantikan. Perasaan memegang buku dan membalik halaman per halaman menjadi ritual tersendiri yang tidak bisa didapat dari format digital. Walau ebook berhasil menjadi salah satu format standar, buku dari kertas tetap dicari. Bahkan tidak sedikit yang mengeluarkan judul tertentu dalam versi hard cover yang layak dikoleksi. Ironisnya, perkembangan tablet malah melambat.

Jam Mekanik

mekanisme jam tangan

Jam digital memang sudah hadir cukup lama. Namun tahun 2013 menandai era baru. Begitu banyak perusahaan teknologi mengembangkan smartwatch. Apple, Google, Samsung, Sony, Lenovo, dll berlomba mengembangkannya.

Tapi hingga kini jam mekanik tetap bertahan. Kerumitan dan keahlian yang ada di balik pembuatannya tetap berhasil memukau banyak orang. Hal itulah yang membuatnya menjadi sesuatu yang klasik. Bahkan nanti, ketika smartwatch sudah seperti smartphone dan dipakai hampir semua orang, kita masih bisa membayangkan jam mekanik hadir sebagai benda koleksi dengan nilai tinggi.

Piringan Hitam / Vinyl

memutar piringan hitam

Kehadiran musik digital, alias MP3, berhasil membuat format lama seperti kaset dan CD punah. Hampir semua orang mendengarkan musik dalam format digital. Apalagi di era streaming seperti saat ini.

Namun, secara mengejutkan, piringan hitam berhasil bertahan. Secara luar biasa, produk ini kembali menjadi tren dan penjualannya meningkat. Bahkan berita menyebutkan kalau piringan hitam dengan suara dengan kualitas lebih tinggi sedang dikembangkan.

Bioskop

nonton bioskop

Tidak hanya musik, era digital juga memberi format baru untuk film. Saat ini berbagai media streaming sudah hadir menawarkan tontonan yang mudah. Kita bisa menonton film dan serial TV kapan saja dan di mana saja.

Toh bioskop tetap ada. Nonton film di layar lebar jelas memberi kenikmatan tersendiri. Belum lagi asiknya nonton bersama teman dan adanya romantisme ketika nonton bersama pacar, istri, atau bahkan baru sekedar pendekatan. Entah filmnya dibuat secara digital atau tidak, bioskop tetap jadi tempat favorit untuk nonton.

Pita Seluloid (Film)

pita seluloid

Perkembangan teknologi digital juga memberi format baru dalam memproduksi film. Saat ini, penyimpanan SSD membuat produksi film jauh lebih mudah daripada pita seluloid. Berbagai kamera digital berkualitas tinggi, seperti RED dan ARRI Alexa, sudah banyak dipakai.

Hebatnya, pita seluloid untuk membuat film masih bertahan. Tidak sedikit sutradara Hollywood bertahan menggunakannya. Christopher Nolan masih membuat trilogi Batman, Inception, dan Dunkirk dengan pita seluloid. Perdebatan soal pita seluloid vs digital pun terus berlangsung. Kamu bisa menyaksikannya di film dokumenter Side By Side.

Board Game

GoT board game

Sudah beberapa tahun berselang sejak video game mulai merajalela. Kini video game bisa ditemui di berbagai perangkat, baik konsol, PC, dan di handphone (yang saat ini mulai punya spesifikasi khusus).

Di sisi lain, permainan papan alias board game belum ditinggalkan. Permainan “tradisional” ini malah tumbuh berkembang di berbagai komunitas. Sekarang jenisnya pun beragam. Kamu bisa menemukan genre seperti di video game. Bahkan, board game untuk Game of Thrones pun ada.

Itulah beberapa hal yang tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat. Beberapa di antaranya tetap ada karena fungsi yang belum bisa digantikan. Beberapa lainnya hadir karena minat yang spesifik. Semua tentu saja bisa berubah ketika fungsi dan minat juga sudah berubah. Atau apakah mereka akan tetap bertahan?

Menurutmu, apalagi yang saat ini tetap bertahan dari perkembangan teknologi? Bahkan masih akan tetap ada di masa mendatang? Pepatah mengatakan, yang abadi di dunia ini hanyalah perubahan itu sendiri. Betulkah?

    %d blogger menyukai ini: