Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

Microsoft Authenticator Kini Punya Fitur Isi Password Otomatis

aplikasi microsoft authenticator
Anom Penulis

Kalau kamu menerapkan otentikasi 2 faktor (2FA) dan memakai aplikasi Microsoft Authenticator, ada kabar menarik. Kini Microsoft Authenticator juga bisa isi password otomatis.

Sebelum ini, aplikasi Microsoft Authenticator hanya bertindak untuk verifikasi ketika kamu memakai 2FA. Prosesnya berjalan seperti ini: Kamu isi password di sebuah situs, verifikasi kalau yang masuk itu benar kamu di Microsoft Authenticator, dan masuk ke situs tersebut.

popculture.id

Nah, Microsoft sudah mengumumkan kalau aplikasi Authenticator mereka akan mendapat fitur isi password otomatis. Fitur ini akan tersedia baik di smartphone Android dan iOS, juga sebagai ekstensi di browser Chrome (dan tentunya Edge).

Dengan fitur ini, kamu tidak perlu lagi mengetik password ketika masuk ke situs tertentu. Aplikasi Microsoft Authenticator akan memberikan saran isian sesuai akun bersangkutan. Yang perlu kamu lakukan tinggal klik pilihan yang ada. Selain itu kamu juga bisa menambah akun dan password baru ke dalam aplikasi.

Hal yang sama juga berlaku untuk ekstensi di Chrome. Seperti ekstensi lain, Microsoft Authenticator akan duduk manis di samping kotak alamat. Kamu pun bisa mengatur semua password untuk berbagai akun dengan mudah.

Seiring dengan hadirnya fitur isi password otomatis, Microsoft juga menyediakan sarana untuk mengimpor data dari aplikasi password manager lain (Microsoft tidak menyebutkan secara spesifik). Lalu kamu juga bisa mengimpornya dari data CSV.

Melihat pengumuman dari Microsoft, kelihatannya mereka akan menjadikan Authenticator sebagai aplikasi password manager seutuhnya. Bukan sekedar untuk otentikasi 2 faktor.

Karena Microsoft juga menyebut akan menambah berbagai fitur lain, seperti penyimpanan informasi pembayaran, alamat, dan lain-lain. Mungkin termasuk juga untuk penyimpanan informasi kartu kredit, kartu identitas, atau catatan yang harus disimpan dengan aman.

Bagaimana? Apa kamu sudah pakai Microsoft Authenticator? Kalau kamu pakai aplikasi lain, apa kamu berminat pindah?

    %d blogger menyukai ini: