Museum Louvre Membuat ‘Mona Lisa’ Versi VR

mona lisa vr 3d
Anom Penulis

Dalam rangka eksibisi seni berjudul ‘Mona Lisa: Beyond the Glass’, Museum Louvre mereka ulang lukisan karya Leonardo Da Vinci itu dalam versi 3D dan menampilkannya dalam Virtual Reality (VR).

Untuk kepentingan ini, Museum Louvre bekerjasama dengan Emissive VR dan  HTC VIVE Arts. Para seniman VR berkolaborasi dengan para ahli dari museum tersebut dengan memanfaatkan berbagai teknologi, seperti cahaya infra merah.

Mereka juga memanfaatkan semua data yang ada untuk memperkirakan posisi, suasana latar belakang, dan bahkan bagaimana si model bergerak dalam bentuk 3D. Untuk latar belakang, tim VR harus menghapus ‘Mona Lisa’ secara digital untuk bisa melihat dan memperkirakan gambar latar tersebut.

Kemudian, semuanya disusun menjadi model 3D sehingga pemirsa bisa menyaksikan secara utuh. Seolah-olah melihat ‘Mona Lisa’ hadir di depan dalam kondisi nyata. Sedikit mengingatkan pada eksibisi lukisan di Ontario yang memanfaatkan Augmented Reality.

Proses penyusunan gambar

Biasanya, pengunjung Museum Louvre tidak bisa menikmati lukisan legendaris tersebut dengan leluasa. Tanpa melihat dari jauh dan berdesakan. Apalagi seringkali pengunjung hanya dibatasi melihat lukisan itu selama 30 detik saja.

Dengan teknologi VR ini, pengunjung bisa mendapat pengalaman melihat lukisan adikarya Leonardo Da Vinci ini dari dekat. Dengan begitu, pengunjung juga bisa melihat teknik yang dipakai Da Vinci ketika melukisnya.

Untuk eksinisi ‘Mona Lisa: Beyond the Glass’ di Museum Louvre ini, HTC sudah mempersiapkan 11 headset VR VIVE Cosmos di dalam museum. Eksibisi yang merayakan 500 tahun meninggalnya Da Vinci ini sendiri diadakan pada dari tanggal 24 Oktober 2019 sampai 24 Februari 2020.

Nantinya, versi digital ‘Mona Lisa: Beyond the Glass’ akan tersedia secara online melalui Viveport dan platform online lain untuk pemirsa di seluruh dunia.

    %d blogger menyukai ini: