Apple dan Hyundai Bernegosiasi untuk Produksi Mobil Listrik “Apple Car”

Sebuah berita muncul dan menyebutkan kalau Apple sedang bernegosiasi dengan Hyundai dalam rangka rencana produksi mobil listrik yang sebelumnya sudah dirumorkan sebagai “Apple Car.”

Berita itu datang dari situs asal Korea, Korea Economic Daily. Laporan itu menyebutkan kalau Apple membicarakan kesepakatan bersama Hyundai Motor Group untuk bertindak sebagai manufaktur “Apple Car,” beserta baterai yang jadi sumber tenaganya.

Kabar ini sudah mendapat konfirmasi dari pihak Hyundai dalam pernyataannya pada CNBC. Walau begitu, Hyundai menyadari kalau Apple juga melakukan pendekatan pada berbagai produsen mobil, termasuk mereka. Negosiasi masih dalam tahap awal dan belum ada kesepakatan apapun.

Rumor mengenai Apple yang berminat membuat mobil listrik memang sudah cukup lama beredar. Niat itu sempat menurun dan baru-baru ini kembali naik.

Kembalinya keseriusan Apple itu disebut karena berhasilnya mereka membuat perkembangan dalam teknologi baterai. Hal ini sempat membuat Elon Musk, juragan Tesla, berkomentar. Ia menyebutkan kalau Apple “tidak berminat” membeli Tesla dan sekarang Tesla sudah memakai teknologi baterai yang dikembangkan Apple.

Walau kabar mengenai Apple Car kembali ramai, Bloomberg menyebutkan kalau rencana ini masih jauh terwujud. Produksi kendaraan buatan Apple masih baru akan berjalan sekitar 5 sampai 7 tahun lagi.

Yang menarik, Apple dikatakan sedang mengembangkan sistem otonom untuk mobil, termasuk perangkat lunak, sensor, dan teknologi chip yang menjadi otaknya. Tujuan utamanya adalah agar pengendara bisa mencapai tujuan dengan sedikit atau tanpa menyetir.

UPDATE

  • Hyundai merevisi pernyataan mereka (soal konfirmasi negosiasi Apple) dan menyebutkan kalau mereka mendapat penawaran kerja sama dari beberapa perusahaan. (via Bloomberg)
  • Di sisi lain, Hyundai dan Apple disebut berencana menandatangani kesepakatan untuk mobil listrik otonom pada bulan Maret. Produksi rencananya akan mulai berjalan pada tahun 2024 di Amerika. (via Reuters)
%d blogger menyukai ini: