NVIDIA Omniverse Memudahkan Alur Kerja 3D di Masa Depan

Dalam acara Computex 2021, NVIDIA membahas begaimana mereka memajukan sektor industri melalui teknologi AI. Salah satu hal yang menjadi bagian dari inisiatif itu adalah NVIDIA Omniverse. Richard Kerris, pimpinan program itu mempresentasikannya.

Salah satu visi NVIDIA dalam hal ini adalah menciptakan “metaverse,” sebuah lingkungan virtual tempat pengguna (perusahaan) bisa melakukan simulasi sebagai bagian dari perencanaan, sebelum melakukan tindakan nyata sebagai eksekusi rencana tersebut.

Simulasi 3D & Tantangannya

Dengan simulasi, kita bisa mencoba berbagai skenario untuk tahu langkah yang paling tepat. Kita juga bisa mengenal kelemahan dan keunggulan dari perencanaan yang ada. Dengan begitu bisa mengambil keputusan yang tepat dengan lebih efisien. Trial and error akan punya resiko lebih kecil.

Namun membangun ruang dan alur kerja di bidang 3D merupakan proses yang kompleks. Pekerjaan 3D biasanya membutuhkan tim berukuran besar dengan anggota yang punya keahlian berbeda dan dengan peralatan yang berbeda pula.

Ketidak sesuaian antara mereka—misalnya proses ekspor-impor file—menjadi hambatan besar. Kesalahan dan pengulangan proses terjadi. Pada akhirnya waktu terbuang percuma. Pandemi COVID-19 menunjukkan tantangan yang lebih rumit, ketika tim dituntut untuk berkerja jarak jauh.

NVIDIA Omniverse Menjawab

Omniverse, yang sudah melalui proses panjang sejak tahun 2017, merupakan jawaban NVIDIA untuk kerumitan proses tersebut. NVIDIA menyebutkan kalau Universal Scene Description (USD) buatan Pixar menjadi dasar teknologi ini.

Teknologi USD sudah dipakai oleh berbagai perancang aplikasi arsitektur, perancang produk, seniman efek visual, pengembang game, dan lain-lain. Namun Omniverse mengambil langkah lebih jauh dan menghubungkan berbagai elemen yang bekerja di dalam lingkungan kerja 3D itu.

NVIDIA menjelaskan bahwa pada dasarnya, Omniverse terdiri dari 5 komponen utama, yaitu: Nucleus, Connect, kit, Simulation, dan RTX Renderer. Ke-5 komponen ini terhubung bersama program kreasi konten digital (Digital Content Creation / DCC) lain dan menciptakan ekosistem kerja Omniverse.

NVIDIA pun sudah berkolaborasi dengan berbagai perusahaan pembuat DCC untuk ekosistem tersebut. Saat ini sudah ada Adobe, Autodesk, Blender, bahkan sampai Bentley yang memanfaatkan hubungan program kreasi konten digital dengan Omniverse.

Jadi entah apa program yang kamu gunakan dalam membuat produk atau konten yang berbasis 3D, Omniverse bisa mempermudah proses itu dengan memangkas proses yang rumit. Kamu suka kan kalau semua berjalan lebih mudah dan cepat?

%d blogger menyukai ini: