NVIDIA Presentasikan Teknologi AI Untuk Industri di Computex 2021

Walau baru mengumumkan GeForce RTX 3070 Ti dan 3080 Ti, kali ini NVIDIA tidak hanya bicara soal GPU atau performa dan kualitas visual game. NVIDIA juga bicara soal hal yang lebih besar, dan mengumumkan rencana mereka mendorong berbagai bidang industri dengan teknologi AI di masa depan.

NVIDIA memang sudah tidak asing dengan teknologi AI. Bagaimanapun kartu grafis GeForce RTX mereka juga sudah memiliki Tensor Core sebagai unit khusus AI. Lalu, GPU NVIDIA A100 dengan Tensor Core juga membantu komputer super di Berkeley Lab untuk memetakan jagat raya.

Di acara Computex 2021, Pimpinan Pengembangan Bisnis Global untuk Industri dan Manufaktur NVIDIA, Jerry Chen membicarakan bagaimana NVIDIA menjawab tantangan penggunaan Teknologi AI di sektor industri.

Teknologi AI di Sektor Industri

Komputasi berbasis Ai tumbuh pesat belakangan ini. Terutama dengan kehadiran layanan cloud berbasis AI, seperti yang disediakan Amazon, Baidu, Google, dan Microsoft. Saat ini pemakaian teknologi AI mulai berkembang masuk ke sektor industri (disebut AIoT atau AI of Things).

Kehadiran teknologi AI di sektor industri membantu memetakan, menganalisa, sampai melakukan otomatisasi kerja di wilayah yang sebelumnya sulit terjangkau. Kamu bisa membayangkan pemeliharaan aset pabrik, kilang minyak, atau jalur kereta api. Bahkan masa pandemi juga membuktikan kebutuhan teknologi AI di bidang manufaktur, termasuk untuk perancangan, operasional, rantai pasokan dan analisa data.

Salah satu contoh keberhasilan teknologi AI yang diberikan NVIDIA adalah dari rekannya, Data Monsters. Mereka membuat sistem AI untuk melakukan inspeksi kualitas kaleng di pabrik dengan kecepatan 60 kaleng per detik. Sebuah pekerjaan yang bila dilakukan manusia akan membosankan dan berjalan lambat.

Masa Depan Teknologi AI NVIDIA

Untuk mendorong industri, NVIDIA berkolaborasi dengan perusahaan besar dan membangun ekosistem berbasis AI.

Kolaborasi dengan BMW

NVIDIA bekerjasama dengan Grup BMW dalam bentuk Smart Transport Robot dan SortBot. Robot milik BMW itu akan mampu melakukan operasional manufaktur yang kompleks secara otomatis dan presisi.

Sebuah simulasi akan berjalan dengan menggunakan platform NVIDIA Isaac di Omniverse. Agen AI yang ada di platform itu akan mengadaptasi perencanaan gerak, deteksi obyek, dan perkiraan pose yang diperlukan robot sesuai aturan dan lingkungan fisik sebenarnya. Kemudian Agen AI itu akan ditanam di robot yang akan menjalankan semua proses sesuai simulasi tersebut.

NVIDIA SimNet: Kelengkapan Simulasi AI

NVIDIA SimNet merupakan sistem untuk menjalankan jaringan neural di GPU sesuai informasi fisik sebenarnya. Sehingga model pengganti (dalam simulasi) bisa menemukan konfigurasi paling optimal sesuai kondisi fisik yang sudah ditentukan.

Tentunya pengolahan AI ini sangat berguna bagi berbagai industri yang memiliki jenis robot berbeda sesuai bidang industri masing-masing. Dengan begitu penerapan otomatisasi bisa berjalan lebih akurat.

NVIDIA Morpheus: Solusi Keamanan Cyber

Sisi keamanan, terutama cybersecurity di era digital, adalah hal vital bagi industri. NVIDIA Morpheus merupakan aplikasi cybersecurity yang bekerja bersama peranti DPU (Data Processing Unit) NVIDIA yang memungkinkan pemantauan lalu lintas data di dalam jaringan.

Sistem keamanan berbasis AI ini mampu memeriksa dan mendeteksi kebocoran jaringan secara dinamis, adaptif, dan bekerja secara real-time.

Ekosistem AI Menyeluruh

NVIDIA juga menyatakan bahwa dukungan teknologi AI mereka akan hadir secara menyeluruh. Baik di platform komputasi cloud, pusat data, maupun pada perangkat Edge (titik masuk jaringan seperti router). Termasuk juga di berbagai bentuk platform lain, seperti yang berbasis Power, Arm, atau Intel x86 dan AMD x86.

%d blogger menyukai ini: