foto: Google

Paket Langganan dan Game dari Layanan Google Stadia

Stadia merupakan layanan streaming game dari Google yang diumumkan pada acara GDC 2019. Google pun sudah mengumumkan harga langganan, game yang siap rilis pertama kali, beserta paket perdana khusus “Founder Edition” untuk Stadia.

Game memang sudah menjadi budaya tersendiri. Apalagi saat ini kita bisa bermain online dengan banyak gamer lain dari berbagai negara. Game sudah bukan hanya bersifat interaktif, tapi juga punya sisi sosial.

Tidak heran banyak layanan game online hadir. Dengan sistem streaming, gamer tidak perlu melakukan instalasi di perangkat mereka, apa pun jenisnya. Tinggal masuk dan bermain.

Paling tidak itulah yang ditawarkan oleh Google Stadia.

Paket Stadia Founder Edition

foto: Google

 

Untuk memulai layanan ini, Google menawarkan apa yang mereka sebut sebagai paket Stadia Founder Edition. Disebut begitu karena paket ini memang boleh dibilang paket langganan perdana. Istilah keren lainnya mungkin sebagai early bird atau early adopter.

Google menyebutkan bahwa paket ini tersedia terbatas. Harga yang ditawarkan adalah $129.99. Harga itu meliputi berbagai hal yang memiliki nilai mendekati $300, yaitu:

  • Chromecast Ultra
  • Edisi terbatas kontroler Stadia warna Night Blue
  • 3 bulan paket langganan Stadia Pro
  • 3 bulan Buddy Pass untuk mengajak satu orang teman
  • Memilih nama Stadia

Tapi, fasilitas apa saja yang termasuk dalam paket langganan Stadia Pro?

Paket Langganan Stadia Pro

Dengan paket Stadia Pro, kamu bisa memainkan game dengan kualitas 4K HDR dengan frame rate 60 fps, dan kualitas suara surround 5.1. Paket ini juga menyediakan game gratis selain game lain yang bisa kamu beli. Salah satu game gratis pertama yang ada adalah Destiny 2, beserta konten dasar, add-on, ekspansi Shadowkeep yang akan datang dan annual pass.

Paket Stadia Pro ini memiliki harga langganan $9.99. Dengan paket Founder Edition, kamu akan mendapat 3 bulan gratis.

Paket Dasar

Google juga berencana merilis paket langganan dasar atau standar untuk Stadia. Paket dasar ini bisa diakses secara gratis, dengan fasilitas: Main game dengan resolusi sampai FHD 1080p, frame rate 60 fps, kualitas suara stereo.

Di paket standar ini kita tidak mendapat fasilitas game gratis tambahan dan tidak mendapat diskon. Jadi, walau layanan streaming game gratis, kamu tetap harus membeli game yang ingin kamu mainkan.

Tapi kalau kamu pernah berlangganan Stadia Pro lalu membatalkan langganan, kamu masih bisa bermain game yang sudah kamu beli tanpa harus membayar langganan lagi.

Game Yang Sudah Tersedia

Sementara itu, sudah ada beberapa game yang bisa dimainkan di layanan Google Stadia. Game itu adalah:

  • DRAGON BALL XENOVERSE 2
  • DOOM Eternal
  • Wolfenstein: Youngblood
  • Destiny 2
  • GRID
  • Baldur’s Gate 3
  • Metro Exodus
  • Thumper
  • FINAL FANTASY XV
  • Rage 2
  • Tomb Raider Trilogy
  • SAMURAI SHODOWN
  • Football Manager 2020
  • Get Packed
  • The Elder Scrolls Online
  • Gylt
  • The Crew 2
  • The Division 2
  • Assassin’s Creed Odyssey
  • Ghost Recon Breakpoint
  • Just Dance
  • Trials Rising
  • NBA 2K
  • Borderlands 3
  • Farming Simulator 19
  • Mortal Kombat 11
  • Darksiders Genesis

Ketersediaan

Google Stadia akan mulai tersedia di negara-negara: Amerika Serikat, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, Inggris, Irlandia, Italia, Jerman, Kanada, Perancis, Norwegia, Spanyol, dan Swedia. Layanan ini mulai akan beroperasi pada bulan November 2019. Google berencana mengembangkan layanan ini ke negara lain pada tahun 2020.

Selain paket berlangganan, Google juga menawarkan kontroler game Stadia dalam 3 varian: Just Black, Clearly White, dan Wasabi. Kontroler ini bisa dibeli dengan harga $69.99.

Tentu saja, bermain dengan langganan Google Stadia berarti harus siap dengan koneksi internet. Walau Google sudah menjanjikan server dan jaringan global, kita belum bisa mengukur kualitas pengalaman bermain. Yah, paling tidak sampai layanan ini sampai di Indonesia.

Di sisi lain, melihat perkembangan game saat ini, kita boleh yakin kalau sistem online dan cross platform merupakan masa depan industri game. Sementara ini, perdebatan antar platform dan perangkat masih akan terjadi. Main di konsol? Main di PC? Mungkin main di ponsel?

More Stories
Yang Perlu Diperhatikan Ketika Upgrade ke Windows 10 Mobile