Pixel 5 Bisa Otomatis Jadi Wireless Charger Saat Dicolokkan ke USB-C

Ada kabar menarik dari ponsel Google Pixel 5. Ternyata Pixel 5 bisa otomatis jadi wireless charger saat dicolokkan ke charger USB-C lho.

Reverse wireless charging adalah cara keren menggunakan Qi charger di ponsel, untuk mengisi daya perangkat lain. Teknologi ini sudah dipakai dalam beberapa smartphone flagship terbaru.

Sayangnya untuk memakai fitur ini, pengguna perlu mengubah pengaturan di ponsel mereka. Tentunya kalau dilakukan terus-menerus, bakal terasa merepotkan bukan?

Tapi Google punya cara unik dan pintar dalam memanfaatkan fitur ini, yakni lewat Pixel 5. Jadi saat kalian menyambungkan Pixel 5 ke charger USB-C, ponsel akan otomatis berubah jadi wireless charger.

Pixel 5 Bisa Otomatis Jadi Wireless Charger

Dari awal peluncurannya, Pixel 5 sebenarnya sudah punya satu fitur bernama Battery Share. Nah, fitur ini dapat mengubah ponsel menjadi wireless powerbank dengan cepat.

Wireless Charger Pixel 5
Sumber Gambar : Android Central

Fitur ini bisa diakses lewat menu pengaturan atau toggle pengaturan cepat. Pengguna bisa dengan cepat mengaktifkan fitur ini, lalu mengisi daya perangkat yang kompatibel dengan Qi (contoh earbud dan smartphone).

Namun di balik itu semua, rupanya masih ada cara lain untuk mengaktifkan fitur Battery Share lho. Cara ini pertama kali ditemukan oleh 9to5Google.

Situs tersebut mengatakan kalau Pixel 5 bakal otomatis mengaktifkan fitur Battery Share saat ponsel dicolokkan ke port USB-C. Pengguna akan mendapat notifikasi saat fitur ini dihidupkan pertama kali, atau setiap kali ponsel dicolokkan ke USB-C.

9to5Google juga mengkonfirmasi jika fitur Battery Share akan mati otomatis. Hal ini terjadi jika Pixel 5 tidak merasakan ada perangkat lain yang tersambung ke wireless charging.

Kemampuan ini jelas patut diapresiasi. Karena jika pengguna membiarkan fitur Battery Share hidup terlalu lama, ponsel akan menjadi cepat panas.

Namun di sisi lain tidak bisa dipungkiri, pemakaian fitur Battery Share untuk mengisi daya perangkat lain juga punya kelemahan. Yakni hanya bisa mengalirkan daya baterai kecil ke perangkat lain.

%d blogger menyukai ini: