Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

5 Prediksi Masa Depan Dark Net di Tahun 2020 dan Seterusnya

Mungkin sebagian dari kalian sudah mengetahui apa itu Dark Internet, atau biasa kita menyebutnya Dark Net.

Dark Net ini adalah bagian dari semesta Internet yang memang sengaja tidak bisa diakses secara umum oleh sembarangan orang.

Jadi, kalian tidak bisa mengaksesnya secara biasa layaknya mengakses Google maupun Yahoo.

Jika kalian ingin mengakses Dark Net, kalian harus membutuhkan sebuah peramban khusus yang disebut dengan TOR (The Onion Router) browser.

TOR sendiri akan memungkinkan kalian untuk berselancar di Dark Net dengan balutan identitas anonymous atau anonim yang tidak bisa dikenali.

Selain itu, tidak ada yang bisa melacak keberadaan kalian, karena TOR mampu menyembunyikan IP Address penggunanya.

Namun sayangnya, adanya Dark Net ini justru sering digunakan untuk berbagai hal yang melanggar hukum, seperti berjualan barang ilegal, perdagangan manusia, narkoba, hingga digunakan untuk mengkritik jajaran kepala negara.

Berbicara mengenai Dark Net ini, lalu bagaimana masa depan Dark Net di waktu yang akan datang? Akankah semakin salah kaprah dimanfaatkan?

Nah, di bawah ini adalah ulasan mengenai masa depan Dark Net, langsung saja simak ulasannya.

DarkNet akan semakin “gelap”

Sumber Gambar : YouTube

Karena kondisi Dark Net terkesan tidak ramah, maka operator situs Dark Net ini selalu berinovasi untuk selalu memikirkan bagaimana mendapatkan cara yang lebih cerdas dan lebih terdesentralisasi.

Operator situs ini selalu berusaha terus-menerus untuk menemukan cara baru agar Dark Net menjadi lebih anonim dan terhindar dari deteksi para lembaga penegak hukum.

Kegagalan yang akan melahirkan banyak”protector”

Sumber Gambar : IDN Times

Dalam kasus yang sama, cyber crime protector  juga terus menerus memaksa para perusahaan teknologi untuk meningkatkan keamanan mereka.

Setiap kejahatan yang terjadi pada Dark Net yang disebabkan oleh pihak yang berambisi membongkar kriminal dari anonimitas, maka akan menyebabkan ribuan “pelindung “ berdatangan untuk menyelamatkan dan memperbaiki kebocoran identitas anonymous.

Jadi bisa dibilang, ini merupakan perang antara para hacker.

Cryptocurrencies lain akan bersaing dengan Bitcoin sebagai sistem pembayaran anonim pilihan

Sumber Gambar : Kalengdrum Teknologi

Sejauh ini penggunaan mata uang digital yang digunakan untuk bertransaksi di berbagai situs yang ada di Dark Net adalah Bitcoin.

Dan akhirnya dimasa depan nanti, bitcoin akan bersain dengan cryptocurrencies lain.

Cryptocurrencies sendiri akan menjadi alternatif lain untuk sistem pembayaaran anonim.

Cryptocurrencies ini terdiri dari berbagai macam jenis, yaitu Ripple, Litecoin, Ethereum, Dash, dogecoin, Banxshares, Stellar, BitShares, Bytecoin dan Nxt.

Pasar Dark Net akan tumbuh secara eksponensial untuk memenuhi permintaan pelanggan

Sumber Gambar : Kalengdrum Teknologi

Seiring dengan perkembangan zaman, permintaan konsumen akan barang yang dipasarkan melalui Dark Net juga semakin meningkat.

Grafik yang terus meningkat, semakin lama akan tumbuh secara eksponensial sesuai dengan permintaan pelanggan dari tahun ke tahun.

Perusahaan keamanaan internet, yaitu Trend Micro, meramalkan jika suatu saat nanti akan muncul pasar baru yang benar-benar terdesentralisasi yang mana mengandalkan teknologi blockchain Bitcoin.

Mereka memprediksi teknologi ini akan digunakan untuk menerapkan pasar full-blown tanpa adanya titik kegagalan, mereka menjamin adanya transaksi yang aman dan terpercaya.

Jasa pengiriman swasta akan muncul untuk memastikan pengiriman bisa sampai dengan aman, dan anonim.

Sumber Gambar : Artha Nugraha Jonar

Karena begitu banyaknya transaksi jual beli di Dark Net Market atau yang biasa disebut sebagai pasar gelap, maka hal tersebut memungkinkan jika suatu saat nanti akan muncul jasa pengiriman swasta yang tidak bisa dilacak secara digital oleh pihak berwajib.

Sehingga akan memudahkan pengiriman dari pintu ke pintu secara aman dan rahasia tanpa diketahui siapapun. Wah cukup bahaya kan?