Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

Prototipe Mojo Lens Tampilkan Lensa Kontak Pintar dengan LED Mikro

Indri Penulis

Baru-baru ini sedang viral prototipe Mojo Lens. Prototipe ini menampilkan lensa kontak pintar dengan LED mikro yang ditempel langsung di atas mata.

Kamu pernah nggak, pas nonton film Hollywood ada adegan di mana salah satu karakternya punya mata canggih? Jadi dengan matanya yang canggih, ia bisa membaca data yang tampil langsung di depan mata tanpa bantuan layar ponsel, tablet, dll.

popculture.id

Nah sepertinya sebentar lagi teknologi canggih yang ada di film bakal segera hadir di dunia nyata. Salah satu perusahaan asal California, Mojo Vision, memiliki ambisi besar untuk membawa teknologi tersebut ke dunia nyata.

Sejak 2015, Mojo Vision telah mengembangkan lensa kontak pintar bernama Mojo Lens. Layaknya kacamata pintar, idenya adalah menempatkan grafik AR di depan mata untuk membantu menyelesaikan tugas sehari-hari.

Nah kabar baiknya, sekarang prototipe dari Mojo Lens tersebar di internet. Karena sudah ada prototipenya, mungkin kita akan bisa melihat versi jadinya nggak lama lagi. Oke sambil nungguin Mojo Lens jadi 100%, mari kita lihat seperti apa prototipenya.

Cara Kerja Prototipe Mojo Lens

Dalam salah satu postingan blognya, CEO Mojo Vision, Drew Perskin, mengatakan kalau dia adalah orang pertama yang mendemonstrasikan secara langsung Mojo Lens. Perskin juga menambahkan kalau ia hanya memakai satu lensa selama 1 jam.

Di bagian penutup, Perskin mengatakan bahwa Mojo Vision ingin agar penguna bisa memakai dua Mojo Lens nantinya secara bersamaan dan membuat lapisan visual 3D.

Lalu apa saja yang bisa dilihat Perskin saat menggunakan Mojo Lens? Perskin mengatakan kalau ia dapat melihat kompas melalui lensa kontak, teleprompter di layar dengan kutipan tertulis di atasnya. Ia juga dapat melihat gambar hijau monokromatik Albert Einstein.

Sementara itu kecanggihan lensa ini nggak terlepas dari teknologi canggih yang ada di dalamnya. Mojo Lens. Lensa ini ditenagai oleh prosesor Arm M0 dan layar Micro LED dengan 14.000 piksel per inci. Diameternya hanya 0,02 inci (0,5 mm) dengan pitch piksel 1,8 mikron. Perkins mengklaim itu adalah ‘tampilan terkecil dan terpadat yang pernah dibuat untuk konten dinamis.’

Terus gimana soal dayanya? Karena yang namanya lensa kontak pintar pasti tetap membutuhkan daya agar bisa beroperasi. Perskin mengatakan kalau Mojo Lens telah dibekali sistem manajemen daya dengan ‘baterai mikro kelas medis’ yang dipadukan dengan sirkuit terpadu manajamen daya eksklusif.

Lebih lanjut, Mojo Lens menggunakan magnetometer, akselerometer dan giroskop untuk pelacakan. Tujuannya supaya AR tetap terlihat bahkan saat pengguna menggerakkan mata. Nanti untuk mengoperasikan lensa ini, pengguna bisa mengandalkan gerakan mata sama seperti kacamata pintar Ray-Ban Stories.

Ada kontrol suara juga nggak sih? Mojo Vision mengatakan kalau Mojo Lens tetap mendukung kontrol suara. Tapi untuk menjalankan perintah utama, lensa ini tetap mengandalkan gerakan mata.

Kendala Pembuatan Mojo Lens

Lensa kontak mungkin jauh lebih minimalis dibanding kacamata besar yang harus dipakai di kepala. Tapi sayangnya untuk prototipe saat ini, Mojo Lens masih menggunakan ‘aksesoris relai’ yang harus dikenakan di leher. Aksesoris ini bakal menampung prosesor, GPU dan radio 5Hz untuk mengirim dan menerima data ‘ke dan dari’ lensa.

Dalam prototipenya, pengguna juga masih harus memakai topi dengan antena di dalamnya untuk memudahkan koneksi lensa.

Jelas buat mayoritas konsumen, hal ini masih cukup merepotkan. Saya sendiri yakin kalau konsumen lebih suka Mojo Lens cuma hadir dalam bentuk lensa kontak tanpa aksesoris tambahan. Ya, semoga saja aksesori-aksesori yang ada di prototipe tadi nanti bisa dihilangkan biar lebih simpel ya.

    %d blogger menyukai ini: