Rencana Uji Coba Multiplayer Mario Kart Tour Hadirkan Kontroversi

Game Mario Kart Tour sudah hadir di Android dan iOS. Menyusul rilis tersebut, Nintendo mengumumkan rencana uji coba mode multiplayer di Mario Kart Tour.

Ketika dirilis, game ini memang belum memiliki mode multiplayer. Padahal mode inilah yang paling menyenangkan. Tak pelak lagi, para fans pun bereaksi keras. Tidak sedikit yang mengeluhkan tidak adanya mode multiplayer.

Apalagi, balapan 200cc yang paling kencang pun berada di balik Gold Pass, sistem langganan game tersebut. Jadi kalau kamu ingin memainkan kategori 200cc, kamu harus membayar sejumlah Rp69.000/bulan.

Sistem Gold Pass ini sebenarnya bukan masalah besar, karena secara gratis pun kamu masih bisa memainkannya. Hanya saja terbatas sampai kategori 150cc.

Nah, mode permainan yang ditunggu pun akan segera hadir. Nintendo berencana meluncurkan uji coba mode multiplayer Mario Kart Tour pada bulan Desember 2019. Hal ini diumumkan melalui akun resmi game tersebut di Twitter.

Seperti saat game ini diumumkan, para fans kembali bereaksi keras. Seperti yang terlihat di gambar pengumuman tersebut, versi beta untuk multiplayer hanya akan tersedia untuk pemain yang terdaftar sebagai anggota Gold Pass.

Banyak yang kecewa. Fans mempertanyakan kenapa hanya versi beta saja terbatas untuk anggota Gold Pass. Apalagi saat ini pun sudah ada sistem transaksi mikro (pembelian dalam aplikasi). Banyak yang mengkhawatirkan kalau mode multiplayer akan lebih bernuansa P2W (pay to win).

Di sisi lain, ada pula yang menganggap versi beta boleh jadi keuntungan mereka yang membayar. Toh nantinya juga akan gratis. Bagaimanapun, anggota Gold Pass membayar sehingga Nintendo memiliki pendapatan. Yang akhirnya mengijinkan adanya permainan gratis.

Nintendo sendiri belum memberi tanggapan soal reaksi fans tersebut. Selain itu juga belum ada informasi lain tentang rencana mode multiplayer paska uji coba. Yah, kita lihat saja nanti seperti apa.