Review ASUS Zenbook Flip 14 UX462DA – Laptop Konvertibel Mantap

asus zenbook flip 14 ux462da

Laptop konvertibel alias 2-in1 memang memberikan fleksibilitas penggunaan. Apalagi kalau bodinya ringkas dengan konstruksi yang mantap. Seperti laptop ASUS ZenBook Flip 14 UX462DA ini.

Fleksibilitas pemakaian laptop konvertibel, salah satunya terletak pada pilihan pemakaiannya. Karena memiliki layar sentuh dan bisa dilipat (sampai seperti tablet), laptop seperti ini enak dipakai menggunakan pena stylus dan tidak membatasi ruang gerak pengguna.

Fleksibilitas dalam penggunaan tentunya juga harus didukung dengan materi, konstruksi, dan performa yang sesuai. Materi dan konstruksi yang kokoh akan menjamin keawetan pemakaian (buka-tutup-lipat) dan performa tentu menjamin penggunaan sehari-hari.

Itulah yang kita temui di laptop ini. ASUS Zenbook Flip 14 UX462DA tidak hanya keren dari segi penampilan, tapi juga memiliki bodi ringkas dengan konstruksi dan performa yang mantap.

Bodi Ringkas Tapi Mantap

bodi zenbook flip 14 ux462da tipis mudah dibawa
Mudah dibawa

Hal pertama yang saya suka dari laptop ini adalah desainnya yang elegan. Penampilannya cukup minimalis dengan beberapa aksen yang keren. Kombinasi materi dengan warna doff pada bodi dan glossy pada engsel membuat laptop ini tidak terlihat murahan.

Mau dibawa nongkrong di kafe atau dipakai presentasi di kantor tetap terlihat bergengsi. Apalagi kalau dilengkapi dengan sleeve yang sesuai dan pena stylus. Dijamin menarik perhatian.

bodi zenbook flip 14 ux462da tipis
Bodinya tipis

Lalu bodi laptop ini pun ringkasi, tipis, dan ringan (1,89cm x 21cm x 32,2 cm, 1,6kg). Dengan mudah kita bisa memasukkannya ke dalam sleeve dan menentengnya. Dimasukkan ke dalam ransel atau tas samping pun tidak memakan tempat dan hampir tidak terasa.

Entah kamu seorang pelajar, profesional, atau (terutama) digital nomad, kamu bisa membawa laptop ini tanpa ribet. Mempermudah melakukan aktivitas digital di mana saja dan kapan saja.

asus zenbook flip 14 ux462da
Bodi terangkat saat terbuka

Generasi terbaru ZenBook memiliki konstruksi yang disebut ErgoLift. Teknologi ini memungkinkan laptop terbuka, bahkan terlipat hingga 360º, dengan mudah namun tetap terasa kokoh. Selain itu, fitur ini juga akan mengangkat bodi laptop jika layar terbuka. Sehingga memberi ruang untuk aliran udara yang membantu menjaga suhu laptop tetap adem.

Salah satu desain menarik lain yang ada di laptop ini adalah touchpad yang bisa menjadi numpad. Perubahan ini bisa kamu lakukan dengan menekan ikon di pojok atas touchpad. Fungsi ini bisa membantu kamu memasukkan angka dengan mudah kalau kamu ingin tombol numpad seperti di keyboard komputer desktop.

asus zenbook flip 14 ux462da
Touchpad sebagai numpad

Secara umum, touchpad ini cukup nyaman dan responsif dipakai. Namun, terus terang, belum memiliki responsivitas touchpad Macbook (yang sulit disaingi). Entah kenapa, saya merasa touchpad Vivobook Flip (TP412UA) yang pernah saya review sebelumnya  terasa lebih responsif. Di sisi lain, tuts keyboard laptop ini terasa pas. Mantap dan enak dipakai untuk mengetik.

Multifungsi

asus zenbook flip ux462da
Mode “tenda”

Sebagai laptop konvertibel, ASUS ZenBook Flip 14 UX462DA ini bisa digunakan dalam berbagai mode pemakaian. Salah satunya adalah mode “tenda”. Mode ini bisa kamu pakai untuk menonton atau menggambar dengan pena stylus.

Layar 14 inci miliknya terlihat lega karena ASUS memakai NanoEdge display untuk bingkai yang tipis. Sudut pandang untuk layar berkualitas FHD ini pun cukup luas, sampai 178º. Kalau ada cahaya terang dari belakang kita, layar memang bisa memantul. Namun, gambar tetap dan tidak ada bias cahaya.

asus zenbook flip 14 ux462da
Memakai pena stylus

Seperti sudah saya sebut di atas, laptop ini memiliki layar sentuh yang mendukung Windows Ink. Jadi kamu bisa menggambar dengan pena stylus. Lalu karena layar menawarkan 100% sRGB color gamut, rentang warna yang tampil sangat memuaskan.

Sejauh yang saya pakai, penggunaan pena stylus dan layar sentuh ini sedikit tricky. Boleh dibilang belum ideal. Kadang masih suka kurang responsif. Terutama untuk menulis. Tapi perkembangan layar sentuh di laptop sendiri juga boleh dibilang masih muda. Jadi masih bisa saya maklumi.

zenbook flip ux462da
Mode tablet

Di sisi lain, saat kamu sudah mendapatkan “feel” — baik untuk tekanan pena, permukaan layar, dan fitur aplikasi terkait — memakai stylus cukup menyenangkan. Apalagi kalau kamu hobi menggambar.

Performa

Laptop ASUS ZenBook Fip 14 UX462DA ini menggunakan prosesor Ryzen 5-3500U dengan kartu grafis Radeon Vega 8. Di dalamnya terdapat RAM 8GB dengan kapasitas penyimpanan 512GB. Spesifikasi ini berada sedikit di bawah laptop ZenBook Flip 14 UM462DA.

Dengan spesifikasi laptop seperti itu, kamu akan bisa melakukan aktivitas digital sehari-hari dengan baik. Paling tidak itu yang saya alami. Membuka banyak jendela aplikasi di beberapa desktop dan berganti antar aplikasi — termasuk banyak tab browser, program editing gambar, MS Office, mengunggah video ke YouTube, dan melukis dengan Paint 3D — bisa berjalan dengan lancar .

Pemakaian aktif pun bisa berlangsung relatif lama. Saya bisa bekerja non-stop selama 5 jam dengan laptop ini sampai mendapat notifikasi battery saver (±20%). Artinya, kamu bisa memakai laptop ini secara optimal untuk bekerja tanpa kuatir mengisi daya. Tentu, pemakaian daya ini bisa bervariasi tergantung kegiatan yang kamu lakukan.

Kesimpulan

Menurut saya, ASUS ZenBook Flip 14 UX462DA ini memiliki kualitas di atas rata-rata — baik desain, materi, konstruksi, fungsi, mobilitas, dan performa — dan dapat diandalkan untuk memenuhi semua kebutuhan sehari-hari. Spesifikasinya mungkin bukan yang paling hebat. Tapi semua komponen di dalamnya sangat pas.

Kalau kamu mencari laptop dengan kemampuan all around yang baik dengan fungsi dan mobilitas yang bisa diandalkan, laptop ini layak masuk dalam pertimbangan.

ASUS Zenbook Flip 14 UX462DA
Ringkasan
ASUS Zenbook Flip 14 UX462DA tidak hanya keren dari segi penampilan, tapi juga memiliki bodi ringkas dengan konstruksi mantap, performa dan fungsionalitas tinggi.
Pros
Bodi ringkas tapi mantap
Keyboard enak dipakai
Cons
Touchpad bisa lebih baik lagi
4.3
%d blogger menyukai ini: