Review Xiaomi Mi4: Apakah Masih Layak beli?

xiaomi mi4

Apakah Xiaomi Mi4 ini masih layak dibeli dan digunakan di tahun 2016 ini? Silakan simak review Xiaomi Mi4 dari kami.

Sudah banyak blog melakukan review Xiaomi Mi4. Jika kalian lakukan pencarian dengan menggunakan mesin pencari Google, tentu kalian akan mendapatkan banyak artikel mengenai ulasan dari smartphone ini. Wajar saja, Xiaomi memperkenalkannya pada bulan Juli 2014 dan merilis Mi4 pada bulan Agustus tahun 2014. Yang berarti, sudah lebih dari satu tahun smartphone ini hadir di pasaran.

Desain

Jika kita melihat desain yang diberikan Xiaomi untuk Mi4, kita akan langsung teringat dengan beberapa smartphone buatan Apple dan Samsung. Ya, Xiaomi Mi4 ini seolah terlihat menggabungkan desain-desain produk kompetitronya.

Saat melakukan review Xiaomi Mi4 ini, konsep unibodi yang ditawarkan oleh perusahaan asal Tiongkok ini mengingatkan saya pada bentuk dari iPhone 5, dengan bezel yang sangat tipis di samping kiri-kanannya. Bodinya menggunakan material stainless steel yang mengelilingi seluruh tepi dari bodi smartphone ini. Desain unibodi dibalut dengan stainless steel tentu membuat Mi4 terlihat elegan dan memberikan kesan mewah.

Jika melihat dari depan, kesan menyerupai iPhone 5 masih terlihat, yang membedakan adalah adanya 3 tombol kapasitif yang terletak di bagian bawah layar. Ketiga tombol tersebut berfungsi sebagai tombol Recent Apps, Home dan Back. Untuk bagian atas layar Mi4, kita akan menjumpai logo “Mi” yang berada tepat disamping proximity sensor. Sedangkan untuk ear piece berada tepat di tengah, dan di sampingnya ada kamera depan.

Bagian belakang Mi 4 terdapat kamera dan LED flash, serta lagi-lagi ada logo “Mi”. Menurut saya, sebaiknya tidak perlu banyak menaruh logo sih, jadi akan lebih bagus kalau logo “Mi” yang ada di depan dihilangkan saja.

Berbeda dengan desain tampak samping dan depan yang menyerupai iPhone 5, desain belakang dari Mi4 ini tampak cembung, yang langsung mengingatkan saya dengan desain dari desain beberapa smartphone buatan Samsung.

Jadi sepertinya, Xiaomi Mi4 ini adalah hasil persilangan antara iPhone dengan Samsung (?)

Untuk bagian bawah, kita bisa melihat adanya speaker yang diletakkan di pojok kanan bawah. Di samping-nya kita bisa melihat slot Micro-USB yang bentuknya kotak persegi panjang, mirip dengan USB Type-C. Di bagian atas, kita akan menemukan lubang audio jack 3.5 mm dan port infrared.

Untuk tombol volume terletak di sisi kanan, berdampingan dengan tombol power. Sementara itu, slot SIM card terdapat di sisi sebelahnya.

Layar

Xiaomi memiliki layar 5 inchi full HD dengan resolusi 1080 x 1920 piksel. Besarnya piksel yang tinggi, memberikan kerapatan piksel yang tinggi juga, yaitu sekitar 441 ppi. Dengan kerapatan piksel yang tinggi dan sudah didukung teknologi IPS, membuat kualitas tampilan layar dari Mi4 sangat bagus dan tajam. Layar Mi4 ini juga masih nyaman ketika digunakan dibawah sinar matahari langsung.

Xiaomi Mi4 memiliki layar sentuh yang responsif, jadi saat kita gunakan untuk bermain game dengan kontrol sentuhan atau jika kita ingin mengetik secara cepat, tidak akan banyak masalah yang terjadi.

Xiaomi juga memberikan kebebasan pada pengguna untuk mengatur temperatur dan saturasi tampilan layar.

Kamera dan Video

Xiaomi Mi4 dibekali dengan kamera utama berkekuatan 13 megapixel dengan LED Flash dan teknologi OIS. Sedangkan kamera depan, Mi4 memiliki kekuatan sebesar 8 megapixel. Tentunya kita bisa berharap bahwa hasil jepretan dari Mi4 tidaklah memalukan, baik saat menggunakan kamera utama ataupun saat kita melakukan selfie dengan kamera depan.

Tak hanya hardware, Xiaomi memberikan aplikasi kamera yang sangat membantu untuk proses pengolahan gambar. Tampilan utama dari aplikasi kamera bawaan terlihat sederhana dan mudah digunakan. Kita bisa melihat akses ke galeri, mode video, rotasi kamera dan pengaturan flash. Sebelah kiri tampilan utama, ada berbagai mode pengambilan gambar dan juga tombol pengaturan. sisi sebaliknya, tersedia pilihan filter yang bisa langsung diaplikasikan saat mengambil gambar.

Selain kamera yang mumpuni, Mi4 memiliki kemampuan merekam video tak kalah memuaskan. Mi4 mampu merekam video dengan kualitas 4K. Pengguna juga bisa memilih mode pengambilan video, seperti Slow Motion, Fast Motion dan mode HDR. Bukan hanya kamera utama, kamera depan juga mampu merekam video dengan kualitas HD.

Fitur

Tak banyak fitur khas yang dibawa oleh Xiaomi Mi4. Jika kalian mencari ketersediaan slot memory, dual SIM atau notifikasi LED seperti pada Xiami Redmi Note 3, maka bersiaplah kalian kecewa. Xiaomi Mi4, meskipun termasuk ponsel flagship, tidak memiliki ketiganya. Sebenarnya Xiaomi juga merilis untuk versi 64 GB, tapi untuk versi ini sangat sulit dijumpai di tanah air.

Fitur unik yang ada pada ponsel ini hanyalah Remote TV saja.

Software

Xiaomi Mi4 menggunakan MIUI 6 yang berarti masih menggunakan core Android 4.4.4. Tapi jangan khawatir, Mi4 bisa di update ke MIUI 7 terbaru. Jadi meskipun harus melakukan update terlebih dulu, software MIUI 7 pada Xiaomi Mi4 nyaman untuk digunakan.

Performa

Melakukan review Xiaomi Mi4 di tahun ini cukup menarik. Karena meskipun sudah lebih dari satu tahun dipasarkan, kemampuan hardware Mi4 ini masih berani di adu dengan smartphone keluaran terbaru.

Xiaomi membekali Mi4 dengan prosesor Quadcore 801 2,5 GHz, GPU Adreno 330 dan RAM 3 GB. Untuk bagian penyimpanan data, Mi4 memiliki memori internal sebesar 16 GB termasuk yang sudah digunakan untuk sistem. Jadi kita hanya bisa menggunakan 12,4 GB.

Dengan hardware seperti di atas, menjalankan beberapa aplikasi dan game cukup nyaman, tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja, Xiaomi Mi4 akan mudah panas saat digunakan secara aktif atau ketika sinyal operator tidak stabil.

Kekurangan yang sangat mengecewakan dari Xiaomi Mi4 yang saya review adalah, device seringkali restart, bahkan ketika tidak melakukan aktivitas apapun. Solusinya adalah mengaktifkan mode performance. Namun dengan aktifnya mode tersebut, daya tahan baterai akan ikut berkurang.

Baterai

Untuk menunjang hardware tersebut, Xiaomi memberikan Mi4 daya baterai sebesar 3080 mAh dan menariknya, kita hanya membutuhkan waktu kurang dari dua jam untuk bisa mengisi daya baterai sampai penuh. Kelemahannya, daya tahan baterai ini akan sangat menurun jika mode perfromance di aktifkan.

Jika dalam kondisi biasa, baterai dari ponsel ini bisa bertahan hingga 6 jam untuk pemakaian normal.

Kesimpulan

Setelah melakukan review Xiaomi Mi4, kita kembali pada pertanyaan di awal tulisan ini, “apakah Xiaomi Mi4 masih layak dibeli di tahun 2016?” Tentu saja saya akan menjawab “masih!”

Dengan spesifikasi hardware yang masih tergolong mumpuni untuk memproses banyak aplikasi dan game terbaru, dan dengan harga yang termasuk murah untuk ukuran smartphone di kelasnya, maka Xiaomi Mi4 ini masih menjadi smartphone flagship yang bisa kalian pertimbangkan.

Yang perlu kalian pikirkan adalah, tidak tersedianya NFC dan slot micro-SD bisa jadi akan menyulitkan kalian, terlebih buat kalian yang hobi install banyak aplikasi atau sering foto dan mengambil video. Ketiadaan slot micor-SD akan menjadi kendala.

Nah itulah review Xiaomi Mi4 dari kami, satu lagi smarrtphone yang berusia satu tahun lebih namun masih relevan dan mampu bersaing dengan smartphone-smartphone keluaran terbaru.

Hal menariknya, saya menemukan ada online store Indonesia yang menjual Xiaomi Mi4 yang sudah mendukung jaringan 4G, kalian bisa membelinya melalui link di bawah ini.

Beli