Review Xiaomi Mi4c

Xiaomi Mi4c

Memiliki desain yang sama persis dari Mi4i, Xiaomi Mi4c diharapkan akan menjadi suksesor dari pendahulunya itu. Berikut review Xiaomi Mi4c yang bisa kalian baca sebelum memutuskan untuk membelinya.

Oh ya! satu lagi, sebelum kalian membaca review Xiaomi Mi4c, perlu diketahui, smartphone baru keluaran Xiaomi ini tidak masuk ke Indonesia secara resmi, jadi garansi yang akan kalian dapatkan hanyalah garansi dari distributor saja. Berani ambil resiko itu? silakan lanjut baca artikel ini.

Desain

Seperti yang sudah kami tuliskan di atas, desain dari Xiaomi Mi4c sangat mirip dengan Xiaomi Mi4i, bahkan jika hanya kita lihat, sulit membedakan keduanya. Kembar identik! Perbedaan yang mencolok hanyalah, Xiaomi Mi4c sudah menggunakan USB Type-C dan menggunakan infra red seperti Xiaomi Mi4. Yang lain? sama persis dengan Xiaomi Mi4c. Untuk urusan desain, tidak mengecewakan deh.

Material yang digunakan adalah plastik mate, jadi memberikan kesan premium dan tidak mudah meninggalkan sidik jari. Namun saat di genggam, kita harus ekstra hati-hati, karena mudah sekali tergelincir.

Layar

Xiaomi Mi4c memiliki layar 5 inci dengan resolusi HD (1080) dan kerapatan 441 PPI membuat layarnya terasa nyaman untuk dilihat. Gambar di layar terlihat tajam dan jelas. Jadi buat aktifitas seperti lihat film, gambar atau yang lainnya, kita tak perlu khawatir akan kualitasnya.

Saat dicoba beraktifitas di luar ruangan, fitur Sunlight Display sangat membantu, karena meskipun terkena sinar matahari, kita masih bisa melihat layar secara jelas.

Ada hal positif ada juga hal negatif. Layar Xiaomi Mi4c tidak dilengkapi dengan layar anti gores, entah kenapa, namun saat ini fitur anti gores sepertinya sudah menjadi fitur yang harus ada pada smartphone. Jadi, jika kalian membeli ponsel ini, jangan lupa untuk langsung membeli layar anti gores nya sekalian.

Kamera

Kamera utama Xiaomi Mi4c memiliki kemampuan 13 megapixel dengan dual flash, untuk kamera depan memiliki kemampuan 5 megapixel. Dengan dukungan aplikasi kamera yang cukup banyak fitur akan membuat kita lebih mudah untuk berbagi foto menarik di sosial media. Asal jangan gunakan kamera ponsel ini untuk foto dalam keadaan low-light. Kalau mau low-light, aktifkan lampu flash nya.

Untuk video, Xiaomi Mi4c mampu merekam hingga 1080 (full HD) dengan 30 fps. Kita juga bisa menggunakan fitur slow motion dan timelapse tanpa harus menginstall aplikasi tambahan. Namun kualitasnya akan turun jika kita menggunakan pengambilan video dengan fitur tersebut.

Fitur

Sensor yang ada di ponsel ini cukup lengkap, mendukung fitur multi touch hingga 10 jari dandual SIM yang sudah mendukung 4G. Namun kekurangannya, tidak ada dukungan micro-SD. Jadi pastikan kalian membeli model dengan kapasitas penyimpanan minimal 32 GB agar tidak bermasalah dengan media penyimpanan di kemudian hari.

Sama seperti pendahulunya, Xiaomi Mi4c juga mendukung fitur USB-OTG. Tapi ingat, kalian harus membeli kabel yang USB Type-C karena kabel mini USB ga bakal bisa dipakai disini.

Software

Xiaomi Mi4c menggunakan Android Lollipop 5.1 yang sudah di kustom, atau kita mengenalnya MIUI, tepatnya MIUI versi 7. Dimana pada versi terbarunya ini, Xiaomi menambahkan beberapa perbaikan, diantaranya manajemen baterai yang lebih baik.

MIUI terkenal dengan kustomisasi yang mudah dan menarik, begitu juga dengan MIUI versi 7. Kita bisa menambahkan widget atau mengganti wallpaper sesuai selera.

Fitur lain dari MIUI 7 adalah Data Saver. Fitur ini berfungsi untuk menghemat pemakaian data internet. Jadi akan sangat membantu buat kita yang berlangganan paket data berdasarkan kuota. Jadi fitur ini akan melakukan kompresi data yang kita gunakan.

Performa

Meski tidak terlalu tinggi, namun hardware yang diberikan oleh Xiaomi untuk Mi4c sangat menyenangkan. Dibandingkan dengan ponsel yang memiliki harga lebih mahal, seperti LG G4 atau Nexus 5X, spesifikasi tidak jauh berbeda bahkan lebih tinggi. Jadi singkatnya, kita bisa mendapatkan ponsel dengan hardware bagus dengan harga murah di Xiaomi Mi4c.

Xiaomi Mi4c dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 808 Hexa-core dan RAM 3 GB. Meskipun itu bukan prosesor Snapdragon paling tinggi, namun tetap membuat performa dari ponsel ini begitu cepat.

Untuk urusan grafis, Xiaomi Mi4c menggunakan chipset Adreno 418, jadi kita bisa memainkan banyak game dengan grafis dengan performa yang memuaskan.

Dengan spesifikasi seperti itu, menjadikan Xiaomi Mi4c sebagai smartphone menengah yang memiliki performa paling bagus saat ini.

Baterai

Xiaomi Mi4c memiliki kapasitas baterai 3080 mAh. Karena desain unibodi, maka kita tidak bisa melepas baterai sembarangan. Ponsel ini sudah dilengkapi dengan fitur Quick Charger 2.0, jadi meski kapasitas baterainya besar, kita tak perlu menunggu lama untuk mengisi daya hingga penuh.

Untuk kemampuan baterai, dengan pemakaian normal, kira-kira bisa kita gunakan sekitar 8 – 10 jam. tergantung stabil atau tidaknya sinyal dari operator yang digunakan.

Kesimpulan

Xiaomi Mi4c dibanderol dengan harga 2 jutaan (16 GB). Dengan hardware yang diberikan oleh Xiaomi, tentu harga tersebut terlihat sangat murah. Banyak smartphone dengan hardware serupa dijual dengan harga dua kali lipat. Jika pembandingnya harga dengan hardware, tentu Xiaomi Mi4c merupakan smartphone layak beli.

Namun belum hadirnya Xiaomi Mi4c secara resmi di Indonesia tentu akan menjadi permasalahan tersendiri. Dengan jaminan garansi yang hanya diberikan oleh distributor, tentu kita perlu sedikit was-was dengan layanan purna jual yang diberikan.

Itulah review Xiaomi Mi4c dari kami. Semoga membantu.

banner cybersport
%d blogger menyukai ini: