Rumor iPhone dan iPad Layar Lipat Bakal Pakai Teknologi “E-Ink” – Tapi Apa Itu?

Indri Penulis

Kabar terbaru mengatakan jika Apple akan bekali iPhone dan iPad lipat dengan teknologi “E-Ink” di layar sekundernya. Tapi apa itu teknologi E-Ink?

iPhone dan iPad adalah dua produk gadget terlaris Apple. Kalau iPhone lebih sering dipakai buat menunjang aktivitas ‘per-konten-an’ para konten kreator, iPad biasanya dipakai buat menunjang aktivitas hiburan, pembelajaran, game, sampai produktivitas kerja.

Walau setiap tahunnya Apple selalu menghadirkan perubahan dan fitur baru pada jajaran iPhone dan iPad terbaru, bisa dibilang sampai sekarang Apple masih ketinggalan dari pesaing-pesaingnya. Di saat Samsung, Huawei, Xiaomi, OPPO bikin ponsel layar lipat, Apple masih mengandalkan desain ponsel dan juga tablet konvensional.

Tapi untungnya, beberapa waktu lalu sudah ada kabar kalau Apple tengah mengembangkan ponsel dan tablet layar lipat. Namun untuk waktu perilisan, sepertinya kita masih perlu menunggu beberapa tahun lagi.

Walau rumor seputar perangkat layar lipat Apple masih cukup minim (rumor sebelumnya, Apple gandeng LG bikin layar OLED buat perangkat layar lipat), tapi baru-baru ini ada kabar terbaru soal perangkat layar lipat Apple. Kabar ini berasal dari Ming-Chi Kuo yang bisa kamu lihat dalam cuitan berikut ini.

Dalam cuitannya di atas, Kuo membeberkan beberapa rencana potensional Apple. Menurut Kuo, Apple kini tengah menguji teknologi E-Ink untuk perangkat layar lipat mereka di masa depan. Apple dilaporkan fokus pada Electronic Paper Display (EPD) berwarna yang akan memberikan kinerja maksimal tanpa menimbulkan dampak buruk pada masa pakai baterai.

Tak seperti perangkat layar konvensional seperti LED dan TN, perangkat dengan teknologi E-Ink lebih mengandalkan bahan kimia yang lebih keren. Layar E-Ink terdiri dari film tipis di atas jutaan kapsul kecil yang diisi dengan pigmen tertentu (dalam tampilan skala abu-abu, pigmen tersebut akan menjadi hitam / putih).

Inilah alasan kenapa perangkat dengan layar E-Ink memiliki daya tahan baterai yang luar biasa. Tak seperti layar LED yang menggunakan lampu warna menyala setiap saat, layar E-Ink cuma menggunakan daya saat pengaturan warna pada layar perlu diubah. Layar E-Ink bahkan hampir tidak menggunakan daya saat penggunanya cuma melihat/membaca kata-kata di tampilan layar.

Sementara itu, belum jelas perangkat mana yang akan mengantongi teknologi E-Ink. Apakah iPhone, iPad, atau justru dua-duanya yang akan pakai teknologi E-Ink?

Di sisi lain, diprediksi kita belum bisa melihat jajaran iPhone dan iPad lipat setidaknya sampai tahun 2025. Karena ini masih tahun 2022, jadi rumor-rumor yang beredar saat ini sifatnya masih ‘abu-abu’ alias belum bisa dipastikan keakuratannya.

Lagi pula Apple bisa membatalkan proyeknya / mengubah arah yang mereka tuju. Berbagai teknologi baru diprediksi juga akan muncul ‘lagi dan lagi.’ Jadi masih ada kemungkinan kalau Apple bakal memilih alternatif teknologi lain pada perangkat layar lipatnya (mengganti teknologi E-Ink untuk perangkat layar lipatnya).

    %d blogger menyukai ini: