Samsung Galaxy Z Fold 4 Pakai Baterai ATL Kembar “Galaxy Note 7” yang Pernah Meledak

Indri Penulis

Samsung Galaxy Z Fold 4 kabarnya akan pakai baterai ATL, sama seperti yang pernah dipakai Samsung Galaxy Note 7 pas meledak dulu.

Peluncuran Samsung Galaxy Z Fold 4 masih beberapa bulan lagi. Diprediksi, ponsel ini akan debut pada bulan Agustus 2022 bersama dengan Samsung Galaxy Z Flip 4.

Walau masih lama, tapi kabar tentang Samsung Galaxy Z Fold 4 sudah banyak tersebar di internet. Kabar terbaru menyebutkan jika ponsel ini tak akan mendukung slot S Pen di bodinya, dan ia akan memiliki ukuran lebih kecil daripada Samsung Galaxy Fold 3.

Kali ini ada lagi gosip terbaru yang nggak kalah panas tentang Samsung Galaxy Z Flip 4. Dikutip dari situs The Elec, Samsung saat ini tengah meninjau baterai dari perusahaan China, Amperex Technology Limited (ATL), untuk smartphone layar lipat yang akan datang Samsung Galaxy Z Fold 4. Kalau rumor ini benar, itu artinya ini akan menjadi pertama kalinya Samsung akan memakai baterai ATL ke ponsel lipat Galaxy Z Series-nya.

baterai z fold 4

Nah yang jadi masalah, perusahaan ATL ini memiliki reputasi yang buruk. Flashback di tahun 2017, Samsung berkolaborasi dengan ATL untuk menanamkan baterai ke ponsel Samsung Galaxy Note 7.

Penggemar Samsung pasti tak akan pernah bisa melupakan Samsung Galaxy Note 7 yang notabene menjadi ‘bencana terbesar’ buat Samsung. Pasalnya nggak lama setelah ponsel tersebut rilis, muncul laporan massal yang melaporkan kalau Samsung Galaxy Note 7 terbakar sampai meledak. Efeknya, Samsung langsung menarik semua pasokan Samsung Galaxy Note 7 di pasaran.

Kalau kamu penasaran penyebab Samsung Galaxy Note 7 bisa kebakaran massal, Samsung dulu mengatakan kalau penyebab ponselnya meledak karena baterai ATL yang tertanam di dalamnya. Namun meski pernah menyebabkan bencana besar buat Samsung, ATL malah kembali mamasok baterai untuk ponsel Galaxy A dan M Series. Bahkan, Samsung Galaxy S21 juga menggunakan baterai produksi ATL.

Untuk ponsel layar lipatnya, Samsung selama ini menggunakan baterai dari SDI. Tapi sekarang laporan terbaru menunjukkan kalau Samsung mungkin bakal mempercayakan ATL untuk mentenagai ponsel layar lipat generasi terbarunya.

Lalu apa alasan Samsung berani mengambil resiko ini? Apalagi reputasi ATL terkenal buruk. Kabarnya Samsung sengaja memilih ATL sebagai pemasok baterai untuk ‘memangkas biaya’ ponsel layar lipat.

Sebenarnya alasan di atas masuk akal sih. Apalagi beberapa waktu lalu juga muncul rumor yang mengatakan kalau Samsung Galaxy Z Fold 4 akan memiliki bentuk yang lebih mini dibanding Galaxy Z Fold 3. Nggak cuma itu, ukuran baterai digadang-gadang juga akan sama seperti pendahulunya. Hal ini dilakukan Samsung supaya harga Galaxy Z Fold 4 nggak melambung.

Gimana menurutmu? Kalau saya pribadi sih berharap semoga tragedi Samsung Galaxy Note 7 nggak bakal terulang di Samsung Galaxy Z Fold 4 atau ponsel Samsung lainnya, khususnya ponsel yang pakai baterai ATL.

    %d blogger menyukai ini: