Spesifikasi Sistem Operasi untuk Dota 2 Meningkat

Valve mengumumkan kalau ada perubahan pada spesifikasi sistem operasi yang bisa untuk main game Dota 2. Jadi, kalau kamu merasa masih memakai sistem operasi jadul, harap perhatikan.

Valve mengumumkan itu melalui blog resmi Dota 2. Di sana juga terdapat beberapa pengumuman lain, seperti soal The International Dota 2 Championships 2021 di Bucharest, Romania, dan update untuk Spectator HUD.

Tapi informasi penting soal masa depan pemain Dota 2 ada setelah itu. Valve menyebutkan kalau mereka akan meninggalkan beberapa teknologi lama, supaya Source 2 engine mereka bisa terus bergerak maju.

Untuk itu, Valve akan menghapus dukungan untuk beberapa sistem dan konfigurasi lama. Artinya, secara umum spesifikasi sistem untuk bisa main Dota 2 meningkat.

Perubahan ini memang belum berjalan. Namun Valve menyebutkan kalau prubahan ini akan terjadi pada bulan-bulan mendatang. Dengan begitu para pemain bisa melakukan cek terlebih dahulu.

Berikut ini perubahan dukungan sistem untuk game Dota 2:

  • Menghapus dukungan untuk sistem 32-bit. Kamu harus punya komputer dan OS 64-bit untuk bisa memainkan Dota 2.
  • Menghapus dukungan untuk macOS di bawah versi 10.14 (Mojave).
  • Menghapus dukungan untuk DirectX 9. Para pemain dengan DirectX 9 akan dialihkan ke DirectX 11.
  • Menghapus dukungan untuk OpenGL. Para pemain dengan OpenGL akan dialihkan ke Vulkan.
  • Menghapus dukungan untuk XAudio (-xaudio) dan beralih ke SDL Audio (-sdlaudio).

Game MOBA yang populer ini memang sudah berusia cukup lanjut. Tepatnya sudah 8 tahun. Namun masih banyak pemain yang loyal. Valve pun terus menyesuaikannya dengan kondisi terkini. Jadi tidak heran kalau perubahan spesifikasi Dota 2 ini terjadi.

Di sisi lain, kemungkinan besar tidak akan terlalu mempengaruhi para pemain. Karena sebagian besar komputer saat ini sudah memiliki spesifikasi yang sesuai batasan di atas. Tapi kalau kamu merasa ragu, silakan cek ulang. Terutama kalau komputermu sudah cukup jadul.

%d blogger menyukai ini: