Elon Musk Ancam Twitter dengan 3 Kesepakatan Terbaru!

Indri Penulis

Elon Musk sebutkan 3 syarat kesepakatan baru buat Twitter, kalau mereka ingin perjanjian sebelumnya terus lanjut. Apa saja syaratnya?

Beberapa bulan lalu, Elon Musk sempat mengejutkan jagat internet (yah seperti yang suka dilakukannya sih) dengan tawaran $44 miliar untuk membeli Twitter.

Tinggal sedikit kesepakatan tersebut deal, tapi kesepakatan tersebut terhenti secara tak terduga saat Elon Musk meragukan statistik Twitter soal akun palsu / bot yang ada di dalam platform. Bahkan Elon Musk sempat mengancam akan membatalkan kesepakatan kalau tidak ada informasi akurat soal akun palsu yang diberikan oleh Twitter.

Sekarang, CNBC melaporkan bahwa Elon Musk telah mengajukan 3 syarat baru untuk kesepakatan bersama Twitter. Elon Musk menegaskan bahwa beberapa syarat tersebut harus dipenuhi oleh Twitter kalau ingin perjanjian sebelumnya tetap berlanjut. Nah apa saja syaratnya? Yuk kita lihat.

Akun Palsu yang Dibuat Oleh Bot

Sebenarnya ini adalah alasan utama kenapa kesepatan fantastis itu hampir saja gagal. Musk khawatir jika jumlah akun palsu di Twitter sebenarnya jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan Twitter.

Maka dari itu, Elon Musk ingin meminta kejelasan lebih lanjut dari Twitter. Elon Musk menginginkan data jumlah pengguna asli Twitter yang 100% akurat.

Twitter sebelumnya mengumumkan jumlah akun bot palsu di bawah 5% dari pengguna aktif harian di platform. Tapi Musk nggak percaya dengan jumlah tersebut. Sayangnya sejauh ini, sebelum ada penyelesaian mengenai masalah ini.

Hutang Diperlukan untuk Danai Kesepakatan

Yah sepertinya multi-miliarder seperti Elon Musk juga perlu mengambil pinjaman. Masalah kedua yang dimiliki Musk adalah sebagian besar pendanaan harus berasal dari pinjaman bank.

Pinjaman yang ingin Elon Musk ajukan juga cukup banyak. Elon Musk berkomitmen untuk membayar $33,5 miliar tunai. Ia juga menerima $7,1 miliar dalam komitmen pembiayaan ekuitas dari investor. Sementara dana sisanya harus didapatkan dari pinjaman bank.

Ya, Musk mungkin memang seorang miliarder. Tapi sebagian besar kekayaannya ada di saham Tesla. Sekarang dia sama saja telah menjanjikan miliaran saham Tesla sebagai jaminan untuk pinjaman tersebut.

Persetujuan Pemegang Saham

Nah yang tidak kalah penting, Elon Musk juga harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Twitter. Supaya apa? Supaya kesepakatan tersebut bisa benar-benar menjadi kenyataan. Investor saat ini kabarnya akan memberikan suara pada kesepakatan akhir Juli atau awal Agustus 2022.

Tapi kira-kira dalam perjanjian Twitter ini, Elon Musk bakal dapat dukungan dari pemegang saham atau nggak ya? Nah itu dia yang masih jadi misteri. Apalagi Elon Musk saat ini sebenarnya tengah digugat oleh beberapa pemegang saham Twitter soal kesepakatan pembelian. Jadi mungkin ada beberapa pihak yang tidak akan memihak Elon Musk.

    %d blogger menyukai ini: