Tak Banyak Dikenal, 5 Tokoh Muda Indonesia Ini Bikin Bangga di Bidang IT

jg

Indonesia memang terbentang dari Sabang hingga Merauke. Luasnya Indonesia, rupanya telah melahirkan anak-anak bangsa dengan segudang prestasi.

Tidak peduli mereka berasal dari mana, mereka tetap anak bangsa yang telah membanggakan Indonesia, terlebih dengan kemampuan mereka di bidang teknologi.

Berikut ini, 5 tokoh muda asli Indonesia yang membanggakan dalam bidang IT, dan berprestasi di kancah internasional:

Khoirul Anwar

Sumber Gambar : Artikel Unik dan Menarik

Pria dengan gelar lengkap Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T., M. Eng. In ini sebelumnya menuntaskan pendidikan studi doktoral di Nara Instituite of Science and Technology, Jepang pada tahun 2008.

Pria kelahiran Kediri tahun 1978 tersebut, sempat disebut sebagai penemu 4G LTE. Namun Khoirul Anwar menegaskan bahwa dirinya bukanlah penemu 4G LTE.

Lebih tepatnya, dialah yang mengerjakan konsep dasar dengan dua Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan, yang digunakan dalam 4G uplink.

Dengan menggunakan teknik semacam itu, menjadikan Khoirul Anwar kemudian meraih penghargaan dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) pada tahun 2006, di California.

Hingga saat ini, Khoirul Anwar diketahui masih aktif menjadi direktur, center of Advanced Wireless Technologies (AdWiTech) di Universitas Telkom.

Ryan Gondokusumo

Sumber Gambar : Daily Social

Ryan lahir di Jakarta, 16 Januari 1985. Dia adalah founder dari Sribu.com, sebuah website yang bertujuan memberi layanan untuk perusahaan dalam mencari desain untuk branding.

Sementara itu, website Sribu.com juga memberikan kesempatan bagi desainer untuk memberikan hasil karya terbaik mereka.

Namun selain Sribu.com, Rupanya Ryan telah membuat sebuah startup lain. Startup tersebut merupakan hasil dari riset dan inspirasi dari startup crowdsourcing di Jepang, yaitu SribuLancer.

SribuLancer adalah website yang familiar bagi banyak orang, karena merupakan website yang mempertemukan perusahaan dengan freelancer.

Walaupun Ryan tidak mempunyai basis pendidikan bisnis, namun dia berusaha untuk memudahkan banyak orang yang mencari pekerjaan. Pekerjaan yang ada dalam SribuLancer berhubungan dengan desain, pengembangan web, data entry, akuntasi, dll.

BACA JUGA
KEREN! 4 Aplikasi Edit Foto yang Ternyata Buatan Anak Bangsa

Kini telah ratusan ribu orang yang berhasil mendapat pekerjaan melalui SribuLancer. Peminat website tersebut bahkan bukan hanya orang lokal saja. Namun tidak sedikit peminat berasal dari mancanegara.

Andre Surya

Sumber Gambar : Youtube

Animator kebanggan Indonesia ini berasal dari Jakarta. Andre Surya telah berhasil menjadi salah satu digital artist dalam film “Iron Man”, “Star Trek”, “Transformer: Revenge of the Fallen”, “Iron Man 2”, dan beberapa film lain.

Sebelumnya, Andre pernah menempuh pendidikan di Vanatrs – Vancouver, Canada. Kemudian, Andre berhasil diterima bekerja di Lucasfilm.

Untuk diterima dalam Lucasfilm bukan hal yang mudah. Karena Andre harus melewati banyak tahapan hingga saat wawancara kedua, dia baru bisa diterima sebagai Digital Artist di Lucasfilm Singapura.

Lucasfilm merupakan salah satu rumah produksi besar di dunia yang memproduksi film “Star Wars”. Beruntungnya Andre, karena telah menjadi satu-satunya digital artist dalam divisi Industrial Light and Magic (ILM).

Saat ini, Andre telah berhasil mendirikan Enspire Studio. Yaitu sebuah studio animasi yang di dalamnya terdapat Enspire School of Digital Art.

Rini Sugianto

Sumber Gambar : VOA Indonesia

Rini merupakan tokoh yang ada dibalik layar beberapa film Hollywood seperti, “The Hobbit: Unexpected Journey”,”The Hobbit: The Desolation of Smaug”, “The Hunger Games: Catching Fire”, “Iron Man 3”, dan “The Adventure of Tintin”.

Perempuan yang lahir di Lampung ini, mengawali karir dibidang animasi, yaitu dari kegemarannya terhadap animasi desain bangunan dan aplikasi pada komputer.

Kemudian Rini memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Academy of Art University, San Fransisco jurusan animasi. Kemudian setelah lulus, Rini bergabung dengan Weta Digital di Selandia Baru.

Bahkan srikandi Indonesia ini pernah tercatat, bergabung dengan berbagai studio game seperti Offset Studio, Stromfront, serta Blur Studio. Sedangkan untuk saat ini, Rini tengah mengembangkan sekolah animasi online yang bernama Flash Frame Workshop.

Jim Geovedi

Sumber Gambar : Tech in Asia Indonesia

Keahlian IT tidak hanya dapat diperoleh melalui pendidikan sarjana. Hal tersebut telah dibuktikan oleh Jim Geovedi. Pria asal Bandar Lampung ini mempelajari teknologi secara mandiri.

Jim terkenal dengan kemampuannya dalam melakukan hacking terhadap sebuah sistem. Bukan digunakan untuk maksud jahat, kemampuannya justru digunakan untuk mengetahui kelemahan dari suatu sistem supaya tidak mudah dibobol orang lain.

Tahun 2001, Jim berhasil mendirikan perusahaan bernama C2PRO Consulting yang bergerak dalam bidang konsultan TI untuk pemerintah.

Sedangkan pada tahun 2004, Jim mendirikan lagi perusahaan bernama TI Bellua Asia Pasific. Di tahun yang sama, nama Jim kian berkibar karena kiprahnya membantu Komisi Pemilihan Umum, dalam upaya menemukan hacker website KPU.

Kini pria ini tinggal di London, dan tetap aktif dalam bidang keamanan satelit, keamanan perbankan serta penegakan hukum.

Itulah 5 anak bangsa yang membanggakan Indonesia dalam bisa IT. Semoga kisah mereka dapat menginspirasi kita semua.

Ada komentar?