Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

5 Fakta Anti Teknologi Menyeramkan yang Ada di Korea Utara

Indri Penulis

Korea Utara merupakan negara komunis paling terkenal di dunia. Selain terkenal akan kemajuan dalam bidang militer, negara tersebut juga terkenal sangat memprihatinkan.

Kondisi rakyat Korea Utara sangat memprihatinkan, sebab segala macam yang dilakukan warga negara dibatasi. Bisa dibilang, warna Korea Utara tidak dapat melakukan apapun sesuai keinginan mereka.

Semua yang dilakukan oleh warna negara, harus sesuai dengan perintah pemimpin. Bahkan bila ada kesalahan sekecil apapun, ini akan berakibat fatal dalam negara tersebut.

Bidang teknologi di Korea Utara juga terbilang memprihatinkan. Memang, Korea Utara terbuka akan teknologi, terutama dalam hal militer.

Namun, rupanya ada banyak fakta memprihatinkan seputar teknologi yang ada dalam negara tersebut. Mungkin beberapa fakta tersebut akan membuat kalian tidak habis pikir.

Berikut ini 5 fakta memprihatinkan teknologi yang ada di negara Korea Utara:

Batasan Dalam Menggunakan Internet

Sumber Gambar : ABC News

Sebenarnya Korea Utara tidak melarang 100% penggunaan internet. Warga tetap diperbolehkan mengakses internet. Namun tentunya, terdapat batasan dan peraturan yang diberlakukan.

Tidak seperti di Indonesia, yang dapat mengakses internet luar negeri. Warga Korea Utara tidak diperbolehkan mengakses internet luar negeri. Mereka hanya boleh mengakses internet nasional, atau yang hanya ada di Korea Utara saja.

Tidak hanya itu saja, situs website yang disediakan juga sangat terbatas. Diperkirakan, situs website yang boleh diakses warga negara hanya sekitar 30 saja. Sementara itu, isi situs web itu banyak didedikasikan untuk pemimpin negara tersebut.

Oleh karena itu, tidak mengherankan bila warga negara Korea Utara tidak tahu apapun tentang luar negeri. Tidak sedikit warga disana diam-diam membuat surel, dan ketahuan melakukan akses internet ke luar negeri secara ilegal.

Akibatnya, mereka harus menerima hukuman yang berat. Akses internet luar negeri hanya diperbolehkan untuk pengusaha dan turis saja. Itupun harus dengan mematuhi aturan yang ada.

Penggunaan Smartphone Lokal Diawasi Pemerintah

Sumber Gambar : CNN

Walaupun tertutup, namun ada jutaan warga Korea Utara yang mempunyai smartphone. Namun, smartphone yang dimiliki bukan seperti iPhone atau Samsung.

Mereka hanya diperbolehkan menggunakan smartphone lokal, yang dirancang khusus dan diawasi oleh pemerintah. Dan mirisnya, smartphone tersebut tidak menyediakan akses internet ke luar negeri.

Smartphone tersebut hanya dapat digunakan untuk membaca buku, bermain game, serta komunikasi dalam negeri. Pengusaha tidak dapat sembarang mengunduh aplikasi yang ada.

Apabila mereka ingin mengunduh aplikasi, maka pengguna smartphone harus mendatangi toko fisik khusus. Selain itu, mereka juga harus mendapat izin dari pemerintah.

Batasan Menonton Televisi

Sumber Gambar : Kabar News

Di Korea Utara, menonton sinetron atau acara TV lainnya adalah hal mustahil. Hal ini karena kegiatan menonton televisi di Korea Utara sangat dibatasi.

Acara hiburan adalah hal yang sangat minim didapatkan warga. Bahkan nyaris tidak ada televisi di negara tersebut. Setidaknya, hanya ada 3 saluran televisi lokal yang ada di Korea Utara. Tayangan yang disajikan juga seputar dalam negeri saja.

Walaupun terpancang aturan yang sangat ketat, warga Korea Utara masih nekat menyelundupkan tayangan-tayangan televisi luar negeri.

Tentunya, hal ini sangat berbahaya apabila pemerintah mengetahuinya. Selama ini, telah ada 80 warga yang dieksekusi di depan umum, karena ketahuan menonton serial drama dari Korea Selatan.

Mobil Hanya untuk Penguasa

Sumber Gambar : Polka

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan kondisi di Indonesia, dimana jalanan penuh dengan berbagai jenis Mobil. Di Korea Utara, mobil di jalanan justru dapat dihitung dengan jari.

Bahkan, dalam satu jam hanya ada beberapa mobil yang melintas di jalan raya. Terkadang, sama sekali tidak ada mobil yang melintas di jalan.

Hal tersebut dikarenakan Korea Utara sangat membatasi penggunaan mobil. Yang dapat menggunakan mobil, hanya kalangan penguasa saja.

Sementara itu, rakyat hanya diperbolehkan menggunakan transportasi umum jika ingin bepergian. Inilah yang menyebabkan jalanan di Korea Utara sepi.

Larangan Telepon ke Luar Negeri

Hampir sama dengan terbatasnya akses internet, telepon luar negeri juga tidak dapat dilakukan sembarangan oleh warga Korea Utara.

Hal ini tidak mengherankan, karena Korea Utara sangat tertutup akan dunia luar. Warga negara tersebut benar-benar dikekang, dan tidak boleh berhubungan ke luar negeri.

Itulah 5 fakta memprihatinkan teknologi di Korea Utara. Bukankah hal tersebut benar-benar miris? Sudah sepatutnya kita bersyukur dapat hidup, di negara yang sangat terbuka akan teknologi.

Semoga ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar lebih bersyukur dan memanfaatkan internet dengan sebaik-baiknya. Semoga informasi tersebut bermanfaat.