Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Program Iklan “TikTok Pulse” Jadi Cara Baru Kreator Dapat Cuan

Indri Penulis

TikTok hadirkan program iklan baru bernama “TikTok Pulse.” Lewat program ini, TikTok siap menggaji konten kreatornya yang memenuhi syarat.

Saat ini keberadaan media sosial tak hanya sebagai sarana untuk berbagi kabar terkini ke orang lain. Lebih dari itu, media sosial saat ini telah menjelma sebagai ladang uang buat banyak orang.

popculture.id

Dengan semakin ketatnya persaingan antar platform media sosial, jangan heran kalau sekarang pengembang media sosial mulai menggunakan berbagai cara untuk meningkatkan minat pengguna ke platform mereka, salah satunya adalah memberdayakan konten kreator di media sosial dengan cara menggaji mereka.

TikTok sebagai platform media sosial berbasis video adalah salah satunya. Sejak tahun 2020, TikTok sudah mulai memberdayakan konten kreatornya dengan dana terbatas Creator Fund sebesar $200 juta. Dana tersebut digunakan TikTok untuk menggaji konten kreatornya yang memenuhi syarat.

Di tahun 2022 ini, TikTok gantian menghadirkan program iklan baru bernama “TikTok Pulse.” Lewat program ini, TikTok bakal menjalankan iklan secara khusus di “4% video TikTok terpopuler di dunia.”

Menurut pengumumannya, fitur monetisasi ini tidak (atau belum) bisa dinikmati oleh semua konten kreator. Hanya kreator dengan minimal 100.000 pengikut saja yang berhak menerima potongan pendapatan saat video mereka diikutsertakan ke dalam program iklan terbaru ini.

Lebih lanjut, Sandie Hawkins, GM Global Business Solutions untuk TikTok di Amerika Utara, mengatakan kepada The Verge kalau TikTok akan berbagi 50% pendapatan iklan dari program Pulse dengan konten kreator yang telah memenuhi syarat.

Lewat pernyataannya Sandi Hawkins, apa yang dilakukan TikTok jelas ‘hampir mendekati’ penawaran yang diberikan YouTube kepada kreator mereka. Kalau TikTok memberi kreator potongan iklan sebesar 50%, maka YouTube memberikan potongan iklan sebesar 55% kepada kreatornya.

Sementara itu, Sandi Hawkins menambahkan kalau program TikTok akan diluncurkan di Amerika Serikat pada bulan Juni 2022. Sedangkan peluncuran di negara lainnya akan dilakukan sekitar musim gugur tahun ini.

Wah, semoga Indonesia juga kebagian program iklan TikTok Pulse ya. Mengingat kreator TikTok di Indonesia nggak kalah dengan yang ada di luar negeri.

    %d blogger menyukai ini: