TikTok Uji Fitur “Riwayat Tontonan” untuk Lihat Video yang Pernah Ditonton

Indri Penulis

TikTok tengah menguji fitur “Riwayat Tontonan.” Fitur ini akan membuatmu bisa melihat lagi semua vieo yang pernah kamu tonton sebelumnya.

Sekarang zaman sudah berubah. Kalau dulu orang-orang membuka YouTube untuk menemukan video-video menarik, sekarang semuanya berbeda. Kebanyakan orang lebih suka pakai TikTok untuk mencari video seru.

Dengan durasi singkat, konten lebih beragam dan anggapan bahwa TikTok lebih hemat kuota data, tidak heran jika mayoritas orang lebih nyaman berselancar di TikTok. Kalau YouTube sekarang paling dipakai untuk mencari video berdurasi super panjang/yang mungkin nggak ada di TikTok.

Nah ngomongin soal TikTok, karena di sana ada jutaan video menarik, kamu pasti pernah dong menemukan beberapa video TikTok favorit. Bahkan saking kerennya video tersebut, kamu sampai mau menontonnya lagi kapan-kapan. Yah gampang saja, kalau kamu memang menyukai video tersebut dan berencana menontonnya suatu hari nanti, kamu bisa menambahkan video ke daftar favorit TikTok.

Masalahnya, kadang orang-orang lupa untuk menyimpan video ke daftar favorit. Terus ending-nya, mereka susah mencari video yang mau ditonton lagi.

Tapi sepertinya masalah itu akan segera berakhir. Sebab baru-baru ini situs TechCrunch melaporkan jika TikTok sedang menguji coba fitur “Riwayat Tontonan.”

Tak hanya itu, konsultan media sosial, Matt Navarra, juga me-retweet temuan dari pengguna Twitter bernama Hammod Oh. Fyi, Hammod Oh ini adalah pengguna Twitter yang sering menggali ‘calon fitur anyar’ di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan screenshot yang diunggah oleh Hammod Oh di atas, opsi “Watch history” atau “Riwayat tontonan” akan muncul di atas “Conten preferences” atau “Prefrensi konten” pada pengaturan TikTok.

Sayangnya masih belum banyak detil tentang seperti apa tampilan laman Riwayat Tontonan, atau bagaimana cara kerja fitur tersebut. Pasalnya sampai sekarang belum ada tanggapan resmi dari TikTok soal bocornya fitur tersebut.

Walau belum jelas kapan rilisnya, tapi sepertinya ini bisa jadi kabar bagus buat semua pengguna TikTok. Setuju?

    %d blogger menyukai ini: