TikTok Mulai Uji Coba Fitur Tombol Dislike Seperti YouTube

Indri Penulis

TikTok tengah melakukan uji coba fitur tombol dislike. Tombol ini bisa kamu pakai untuk memberikan tanda nggak suka ke video atau komentar individu.

Fitur like dan dislike mungkin sangat identik dengan YouTube. Ya, dengan kedua fitur tersebut, pengguna YouTube bisa menunjukkan rasa suka/nggak suka mereka ke video tertentu.

Sayangnya di beberapa platform media sosial populer, sampai sekarang cuma ada fitur like. Raksasa media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok belum memiliki fitur dislike. Ya, mungkin setidaknya untuk saat ini.

Kabar gembiranya, TikTok sepertinya akan segera mendebutkan fitur dislike di platform-nya. Kabar ini mereka konfirmasi langsung lewat situs resminya.

Lewat postingan blog resminya, TikTok menjelaskan tentang penegakan pedoman keselamatan dan komunitas. TikTok juga mengatakan penggunanya bisa menandai komentar yang mereka anggap “nggak relevan/nggak pantas” tanpa perlu khawatir dilihat orang lain.

Feedback ini akan menambah berbagai faktor yang telah kami gunakan untuk membantu menjaga bagian komentar supaya tetap relevan, dan kami juga bisa memberikan wadah untuk keterlibatan yang lebih tulus,” kata TikTok.

Sementara itu, pengguna yang saat ini kebagian uji coba sudah bisa menggunakan tombol dislike. Sama seperti fitur Dislike yang ada di YouTube, pengguna TikTok bisa memakai fitur tersebut untuk menunjukkan kalau mereka tidak tertarik dengan konten tersebut.

Untuk letaknya sendiri, sementara ini tombol Dislike terletak di samping opsi untuk melaporkan komentar atas pelanggaran pedoman komunitas. Belum tahu juga apakah posisi akhir setelah fitur tersebut resmi dirilis tetap di situ atau tidak.

Di sisi lain masih dari sumber yang sama, TikTok juga mengatakan kalau mereka sedang bereksperimen dengan mengirimkan notifikasi tentang fitur-fitur seperti menyaring komentar, pemblokiran massal, sampai fitur untuk menghapus banyak komentar sekaligus untuk konten kreator yang sering menerima komentar jahat. Keputusan TikTok tentang waktu peluncuran fitur secara utuh baru akan diumumkan beberapa minggu mendatang.

Kalau dilihat dari beberapa fitur yang tengah mereka kerjakan di atas, sepertinya TikTok sedang gencar-gencarnya ‘mengurus’ platform mereka agar terasa damai. Terbukti, fitur-fitur di atas bisa dibilang bisa sedikit membantu kesehatan mental konten kreator yang sering mendapat komentar negatif dari netizen. Gimana menurutmu?

    %d blogger menyukai ini: