VERO – Salah Satu Media Sosial Pesaing Instagram

Instagram punya pesaing yang tidak bisa dianggap sepele. Media sosial itu bernama Vero dan salah satu penggunanya adalah sutradara terkenal Zack Snyder.

Sebagian besar orang di dunia ini memang hampir 80% masih menggukan Instagram sebagai salah satu media sosial yang pas digunakan untuk berbagi postingan foto. Berbagai fitur di Instagram juga saat ini semakin diperbaharui sehingga membuat penggunanya semakin betah berselancar di Instagram.

Walaupun Instagram memang tidak bisa dipungkiri sangat populer, tidak menutup kemungkinan untuk media sosial serupa untuk bisa menarik banyak pengguna. Salah satunya adalah Vero. Vero merupakan salah satu media sosial yang hampir sama dengan Instagram, yaitu untuk memposting foto dan video.

Media sosial buatan Rafik Hariri, pebisnis sekaligus putra dari mantan Perdana Menteri Libanon ini memang sengaja menciptakan Vero karena ia merasa tidak puas dengan kinerja Instagram. Mungkin jika kalian menganggap bahwa Vero merupakan sebuah aplikasi yang baru seumur jagung, maka hal tersebut tidak benar. Pada kenyataannya Vero telah dibuat sejak tahun 2015.

Sekilas fungsi antara Vero dan Instagram memang hampir sama. Namun yang jadi perbedaan adalah algoritmanya. Seperti tahun lalu, dimana Instagram mengubah algoritma untuk menampilkan postingan ke linimasa. Dan memang, pada awalnya Instagram menampilkan kiriman pengguna berdasarkan waktu posting. Tapi, mungkin kalian sendiri juga menyadari kan jika Instagram lebih mengutamakan postingan dari akun sering diakses.

Sedangkan untuk algoritma Vero sendiri memang masih tetap konsisten menampilkan postingan pengguna berdasarkan dengan waktu. Hal tersebut tentu saja membuat hasil postingan jauh lebih aktual.

Bukan hanya itu saja, sebenarnya semakin hari fitur iklan yang ada dalam Instagram juga semakin menjadi-jadi. Bisa kalian lihat sendiri, dari jumlah kiriman pengguna yang ada, acap kali disusupi dengan berbagai akun komersil atau iklan di dalamnya bukan? Hal tersebut bukan tanpa sebab mengingat jika kita membaca lebih detail lagi mengenai syarat penggunaan, Instagram sendiri telah mengklaim bahwa mereka dapat kapan saja menjual berbagai informasi pengguna ke pihak ketiga. Itulah sebabnya, hampir semua iklan yang ditampilkan dalam aplikasi ini tampak selalu tepat sasaran dengan minat si pemilik akun.

Dan jika dibandingkan dengan Instagram, memang Vero masih dalam kategori bersih dari iklan komersial. Semua kiriman yang ada dalam akun pengguna memang hanya berasal dari orang terdekat saja. Mungkin inilah salah satu sebab mengapa pengguna Instagram mulai beralih ke Vero.

Lalu, bagaimana bisa Vero mendapatkan uang? Bukankah sebuah media sosial dibuat untuk bisa menghasilkan uang? Sementara ini memang Vero masih bersifat gratis bagi satu juta pengguna pertama. Tapi untuk kebijakan satu tahun yang berikutnya, pengguna mungkin akan dikenakan tarif berlangganan dengan harga yang relatif murah.

Kembali lagi berbicara mengenai popularitas Vero saat ini, menurut beberapa survey sejumlah pengguna Instagram yang ada di AS saat ini juga sudah mulai berganti menggunakan Vero. Selain itu, menurut data analis aplikasi, Sensor Tower, jumlah dari pengguna aplikasi Vero telah mengalami peningkatan yang sangat signifikan dalam seminggu terakhir. Bahkan per harinya, jumlah unduhan dari aplikasi tersebut dan juga pengguna Vero bisa meningkat sampai 500.000 kali. Fantastis bukan?

Hal tersebut lantas membuat Vero menjadi salah satu aplikasi yang populer saat ini. Tidak hanya itu saja, bahkan dalam seminggu Vero dinobatkan menjadi salah satu aplikasi media sosial yang paling populer pertama di App Store AS. Padahal jika dilihat dari rekor sebelumnya, Vero hanya mampu berada di urutan ke-45.

Melejitnya pengguna Vero dan waktu akses yang terlalu padat menjadikan aplikasi tersebut beberapa waktu yang lalu menjadi down. Hal tersebut diketahui lantaran ada beberapa pengguna yang dikabarkan tidak bisa mengakses aplikasi ini karena kapasitasnya yang memang sudah melebihi batas yang ada.

Itulah yang menyebabkan Vero digadang-gadang akan dapat menjadi pesaing Instagram untuk kedepannya. Tapi mungkin hal tersebut memang bisa saja terjadi, terlebih jika Vero bisa membuat inovasi baru yang sebelumnya tidak ada dalam Instagram. Namun di sisi lain mungkin juga masih ada hal yang menghambat pengguna kedepan untuk menggunakan Vero. Adalah masalah biaya berlangganan. Faktanya, banyak orang yang lebih suka menggunakan media sosial bebas bayar dibandingkan yang harus berlanggangan. Terlebih jika fitur yang ada di dalamnya tidak jauh berbeda dengan yang lain. Lalu, bagaimana menurut kalian? Dapatkah Vero mempertahankan popularitasnya sekaligus menjadi pesaing instagram?

%d blogger menyukai ini: