Weezer dan TOTO: Lovefest Dua Raksasa Musik Rock

weezer toto africa

Selalu menyenangkan melihat legenda musik saling memainkan lagu andalan masing-masing. Salah satu dari kejadian seru itu adalah ketika Weezer dan Toto melakukannya.

Mungkin ada yang belum kenal dengan kedua nama itu. Weezer merupakan band alternatif yang populer di tahun 1990-2000. Sedangkan Toto merupakan band rock yang populer di pertengahan tahun 70-an sampai akhir 80-an. Kedua band ini memiliki banyak lagu populer. Tidak sekedar populer, lagu-lagu itu menjadi “penanda jaman” karena begitu unik dan lekat di masyarakat.

Lovefest antara kedua band ini bermula ketika salah satu fan Weezer mengadakan kampanye di Twitter agar Weezer membawakan “Africa”, lagu legendaris dari Toto. Gadis 14 tahun bernama Mary ini meminta Rivers Cuomo, vokalis Weezer: “It’s about time you bless the rains down in Africa“. Kampanye itu pun menjadi bola salju. Respon hadir bertubi-tubi mendukung ide tersebut.

“Africa” merupakan lagu yang populer di tahun 80-an. Lagu ini dirilis tahun 1982 di album “Toto IV”. Lagu ini berhasil duduk di puncak tangga lagu Billboard pada tahun 1983. Lucunya, “Africa” juga menjadi “The Internet’s Favorite Song” di tahun 2017 (yang mungkin memicu fenomena ini).

Walau awalnya Weezer tidak menuruti kampanye tersebut, mereka merilis cover version untuk lagu Toto lain yang tidak kalah terkenal, “Rosanna”. Internet pun heboh. Bahkan Steve Lukather, gitaris Toto, terkejut dengan dan suka melihat cover version itu.

“Rosanna” juga merupakan salah satu lagu yang ada di album “Toto IV”. Lagu ini memenangkan Grammy Award 1983 sebagai Record of the Year dan dinominasikan sebagai Song of the Year.

Namun kampanye terus berjalan. Akhirnya Weezer pun memainkan lagu “Africa” tersebut. Mereka bahkan membawakannya secara langsung di acara Jimmy Kimmel Live bersama Steve Porcaro, pemain keyboard band Toto. Nama yang disebut terakhir ini tentu saja memainkan solo yang khas dari lagu tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Ernie Ball, Steve Lukather berterima kasih pada Weezer dan fans-nya yang berhasil membawa lagu klasik itu menjadi populer kembali. Ia juga menyebutkan kalau fenomena ini menghasilkan banyak cover version, termasuk dari genre hip hop dan EDM sebagai sampling.

Tentu saja. Sebagai grup rock legendaris yang elegan, Toto membalas tindakan Weezer tersebut. Mereka pun membawakan cover version lagu Weezer yang berjudul “Hash Pipe”.

“Hash Pipe” merupakan lagu dari Weezer dari album ketiga “Weezer” (disebut juga “The Green Album”). Lagu ini dirilis pada tahun 2001. Lagu ini mendapat nominasi Best Rock Video dari MTV Video Music Awards 2001 dan duduk di posisi kedua tangga lagu Billboard untuk Lagu Alternatif.

Memang ada cukup banyak musisi terkenal membawakan lagu musisi terkenal lainnya. Tidak hanya membawakan di panggung, tapi juga di rekaman. Namun tidak banyak yang hadir sebagai fenomena internet.

Ya, kita pun tahu kalau kekuatan massa di internet itu luar biasa. Toh kejadian ini cukup mengesankan. Mereka bisa membawa lagu dari berpuluh tahun lampau untuk kembali menjadi hit. Yang tidak kalah seru adalah sikap Weezer dan Toto yang meladeni fenomena ini. It’s a great ride, guys. Well done.

Ada komentar?