Windows 10 dan Internet of Things

Pada Build 2015 lalu, Microsoft mengumumkan Windows 10. Di konverensi itu, Microsoft juga menyebutkan bahwa Windows 10 akan mendukung Internet of Things (IoT). Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas sedikit lebih jauh tentang Internet of Things.

Apa itu Internet of Things?

Internet of Things merupakan sebuah teknologi yang memanfaatkan jaringan internet (virtual) pada penggunaan berbagai perangkat (fisik). Baik itu peralatan sehari-hari sampai yang bertingkat industri. Fokus teknologi ini terletak pada interaksi antar perangkat (M2M – Machine to Machine), sementara manusia hanya bertindak sebagai pengatur atau pengawas saja.

Istilah Internet of Things  digunakan  pertama kali oleh Kevin Ashton, seorang enterpreneur dari Inggris, pada tahun 1999. Konsep IoT sendiri sudah menjadi bahan diskusi sejak sekitar tahun 1982, saat sebuah mesin jual otomatis Coca Cola menjadi perangkat pertama yang terhubung dengan teknologi internet. Saat ini, teknologi IoT sudah banyak digunakan di berbagai industri.

Bagaimana dengan penggunaannya di kehidupan sehari-hari? Bisa diilustrasikan seperti ini. Kulkas di rumahmu memiliki sensor di tempat telur. Kulkas itu terhubung melalui internet dengan aplikasi di ponselmu. Saat kamu sedang di kantor, telur di kulkas dipakai untuk memasak, dan persediaannya menipis. Lalu, kulkas secara otomatis mengirim notifikasi ke ponsel: “Persediaan telur hampir habis. Apakah kamu ingin berbelanja?”. Aplikasi tersebut lalu membuka sebuah toko online, dan kamu langsung berberlanja secara online. Kita tidak perlu menghabiskan waktu saat pulang ke rumah nanti, hanya untuk pergi lagi ke toko.

Windows 10 IoT

Walau Windows 10 akan mendukung IoT (ada versi Windows 10 IoT), sebenarnya sebelum ini kita sudah sedikit mencicipi teknologi tersebut. Salah satu pengembang aplikasi sudah membuat aplikasi yang membolehkan kita memerintah Cortana untuk menyalakan lampu. Contoh yang lebih umum lagi adalah ketika kalian menggunakan QR code dari situs kami untuk instalasi aplikasi di ponsel.

Windows 10 Iot dibuat untuk menjadi basis teknologi tersebut. Windows 10 IoT akan mendukung perangkat kecil, mulai dari gerbang jaringan (gateway) sampai perangkat robotik industri. Microsoft juga menyediakan teknologi awan Azure IoT untuk menjamin interaksi mesin ke mesin. Di samping itu, Microsoft sudah bekerja sama dengan Raspberry Pi Foundation, Intel, dan Qualcomm sebagai penghasil chip dan board. Bahkan, Windows 10 IoT sudah hadir mendukung Raspberry Pi 2.

Internet of Things menjadi bagian penting dari skenario One Windows. Skenario ini menekankan sistem operasi Windows yang mendukung berbagai perangkat (Universal Windows Platform). Mulai dari ponsel sampai HoloLens. Kembali lagi, interaksi berbagai perangkat adalah inti dari Internet of Things. Jadi memang sesuai.

Lalu, mengingat Windows digunakan oleh mayoritas penghuni bumi, sangat masuk akal kalau Microsoft memiliki visi seperti itu. Tentu saja, di dalam visi ini termasuk Windows phone (dengan Windows 10 Mobile), dan Universal App Platform. Hal ini cukup untuk mengingatkan kita bahwa walau pengguna Windows phone masih sedikit, ponsel merupakan salah satu bagian penting dari sebuah visi besar.

Untuk tambahan, berikut sebuah video demo bagaimana IoT diimplementasikan di permainan air hockey.

Menarik bukan?