Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

YouTube Shorts Bakal Pasang Watermark Mirip TikTok

Indri Penulis

YouTube Shorts akan pasang watermark di setiap video-nya. Hal ini dilakukan agar penggunanya tidak membagikan Shorts ke platform lain.

Shorts adalah fitur YouTube yang memang diciptakan sebagai pesaing TikTok. Walau tools editnya belum ‘sesugih / sekaya’ TikTok, tapi lumayan. Kreator YouTube bisa bikin video pendek berbasis vertikal buat nambah-nambah cuan. Apalagi YouTube setelah menggelontorkan dana yang cukup besar untuk memberdayakan para kreator Shorts.

popculture.id

Demi menjaga keaslian konten Shorts, YouTube baru-baru ini melakukan sedikit perombakan pada Shorts. Dalam pengumumannya, YouTube mengatakan kalau mereka akan pasang watermark dalam setiap video Shorts.

Pembaruan ini akan diluncurkan secara bertahap selama beberapa minggu yang akan datang di desktop. YouTube juga akan memperluas pembaruan ini ke aplikasi mobile dalam beberapa bulan mendatang.

Btw, ngapain YouTube sampai repot-repot menambahkan watermark ke Shorts? Jadi hal ini YouTube lakukan supaya konten kreator tidak bisa mengunduh video mereka, kemudian memposting ulang video tersebut ke platform lain tanpa watermark YouTube.

Selain itu saat konten kreator menggunakan teknologi YouTube buat bikin video, YouTube bagaimanapun juga tetap ingin dikreditkan sebagai sumbernya.

TikTok sebagai pelopor video pendek berbasis vertikal, sudah menerapkan metode ini sejak bertahun-tahun lalu. Bisa dilihat setiap kali pengguna mengunduh video TikTok, pasti video tersebut akan berisi watermark TikTok lengkap dengan nama kreatornya.

Ditambah letaknya yang ada di tengah layar dan video, hal tersebut membuat pengguna tidak bisa memotong video untuk menghilangkan watermark tersebut.

Para pesaing TikTok belum ada yang menggunakan sistem watermark (yah setidaknya sebelum YouTube mengumumkan pemberian watermark sih). Instagram Reels pun yang kini menjadi rival berat TikTok, juga belum punya fitur watermark.

Hanya saja untuk mencegah penggunanya memposting ulang video TikTok ke platform-nya, Instagram menerapkan algoritma yang bisa mendeteksi watermark TikTok. Algoritma tersebut lalu akan menurunkan peringkat video TikTok jauh dibawah konten Reels asli.

    %d blogger menyukai ini: