Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Makin Ketat, YouTube Uji Coba Fitur Cek Copyright Sebelum Upload Video

Indri Penulis

YouTube dikabarkan tengah menguji coba fitur cek copyright alias hak cipta sebelum upload video. Waduh, bakal makin ketat nih!

Sistem copyright atau hak cipta telah ada dari dulu di YouTube. Jadi setiap kali pemilik akun mengunggah video ke channel YouTube-nya, mereka wajib mematuhi undang-undang hak cipta.

Meski sudah ada undang-undang hak cipta, tapi masih banyak orang yang mengabaikan aturan ini. Bahkan, mereka tetap mengunggah video orang lain tanpa mencantumkan copyright.

Jadi setelah mengenalkan cara baru mendapatkan uang untuk konten kreator, YouTube saat ini giliran menguji coba fitur cek copyright yang baru. Fitur ini akan berlaku setiap kali pengguna YouTube akan mengunggah video ke channel-nya.

YouTube Uji Fitur Cek Copyright yang Lebih Ketat

Sebenarnya selama ini pemilik hak cipta dan YouTube telah aktif mengawasi video yang melanggar copyright. Konsekuensinya beragam. Pemilik hak cipta bisa mendapat uang dari video yang diunggah ulang oleh orang lain, video tersebut dihapus, atau bahkan channel-nya akan diblokir.

Terlihat efektif tapi tidak 100%. Sebab tidak jarang, konten kreator secara tidak sengaja melanggar undang-undang hak cipta. Oleh karena itu, YouTube sekarang sedang menguji coba fitur pemeriksa copyright yang baru.

Hal ini dibeberkan oleh konsultan media sosial, Matt Navarra lewat cuitan di Twitter. Pria ini mengatakan kalau YouTube sedang menguji coba fitur copyright sebelum mengunggah video di desktop.

Kalau dilihat dari cuitan Matt Navarra, fitur ini dinamakan Checks. Sesuai namanya, fitur ini akan mengecek video dan mendeteksi potensi pelanggaran hak cipta ‘sebelum diunggah.’

Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Menyembunyikan Jumlah Subscriber YouTube

YouTube sebenarnya sudah punya tools yang disebut Content ID. Alat ini secara otomatis memindai video berdasarkan database konten berhak cipta, serta otomatis akan menandai video itu jika ditemukan ‘bau-bau’ pelanggaran.

Di sisi lain, beberapa pihak memprediksi kalau fitur Checks akan menjalankan Content ID sebelum video dipublikasikan, bukan setelah video diunggah. Jadi nanti, si pengunggah bisa memperbaiki masalah tersebut sebelum dia ditegur oleh YouTube.

Untuk saat ini, fitur tersebut mungkin masih belum cukup untuk memperbaiki sistem secara keseluruhan. Oke, katakanlah video yang kita unggah aman-aman saja dan tidak melanggar hak cipta. Tapi si pemilik hak cipta yang asli masih bisa menyerang video kita setelah dipublikasikan.

Itu artinya, trolling hak cipta akan tetap menjadi permasalahan rumit di masa yang akan datang. Walau begitu, fitur ini setidaknya akan mencegah channel pengguna diblokir YouTube secara tidak sengaja.