4 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Kamera Full Frame

Ada banyak fotografer amatir yang ingin beralih ke kamera full frame. Jika kalian salah satunya, berikut pertimbangan sebelum membeli kamera full frame.

Menjadi seorang fotografer saat ini bisa dilakukan semua orang. Dari yang bermodalkan kamera smartphone, hingga kamera sekelas DSLR.

Biasanya, fotografer amatir akan menggunakan kamera ponsel atau digital. Selain itu, fotografer amatir masih dalam tahap belajar.

Ada kalanya fotografer amatir ingin menaikkan kualitas kamera yang mereka gunakan. Tidak sedikit fotografer amatir menginginkan kamera full frame.

Namun sebelum kalian membeli full frame, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Apa Itu Kamera Full Frame?

Sumber Gambar : Kamera Pro

Kamera ini memiliki sensor yang ukurannya sama dengan format film 35mm lama. Luas permukaan kamera ini 2,5 kali lebih besar dari sensor APS-C DSLR mirrorless dan prosumer.

Sensor yang lebih besar dapat menangkap banyak cahaya. Selain itu, kamera ini mendukung resolusi yang lebih tinggi tanpa mengurangi ukuran piksel.

Kamera ini tidak memiliki crop factor. Hal ini membuat lensa memiliki sudut pandang lebih luas dibanding kamera lainnya.

Kelebihan Full Frame

Kamera ini memiliki kinerja baik meski dalam tempat minim cahaya. Selain itu, full frame memiliki sensor lebih besar. Sehingga kamera menangkap lebih banyak cahaya dan menghasilkan gambar lebih bersih.

Selain itu, kamera ini punya rentang dinamis yang tinggi. Ini membuatnya dapat menangkap detail objek sekaligus dengan bayangannya.

Kelebihan lain dalam kamera ini terletak pada efek bokeh yang dihasilkan. Kalian akan mendapat latar belakang yang jauh lebih halus daripada kamera crop sensor.

Sumber Gambar : iPhoto Channel

Sementara itu, full frame dapat dipadukan dengan berbagai lensa. Kamera ini kompatibel dengan lensa 50mm (sekitar $150), hingga lensa zoom telefoto super (ribuan dolar).

Full frame sangat membantu fotografer pemula. Sebab kamera ini punya pelacak focus dan authomatic focus yang lebih cepat. Selain itu, mode burst kamera juga lebih cepat dan lama.

Kelebihan lainnya dari full frame adalah bodi lebih awet dan tahan cuaca. Selain itu, kamera ini punya slot kartu memori ganda dan dibekali baterai tahan lama.

Kekurangan Full Frame

Kamera ini mampu menyajikan fitur-fitur terbaik. Maka tidak heran jika full frame dibanderol dengan harga selangit.

Kamera full frame termurah harganya hampir sama dengan mirrorless APS-C tercanggih milik Sony dan Fujifilm. Padahal kamera paling canggih milik Sony dan Fujifilm telah menembus puluhan juta. Wow!

Sumber Gambar : Borror Lenses

Sebelumnya saya telah menjelaskan bahwa full frame kompatibel dengan berbagai jenis lensa. Meski begitu, kalian tetap membutuhkan lensa yang lebih panjang.

Hal ini karena kurangnya tidak adanya crop factor pada full frame. Oleh sebab itu, jika kalian punya anggaran berlebih, maka belilah lensa panjang. Sebab lensa ini akan memotret objek dengan lebih luas.

Kekurangan lain dari kamera ini adalah ukurannya yang besar. Selain itu, kamera ini jauh lebih berat dan sulit dikuasai. Jadi bisa dibilang, kamera ini kurang cocok dibawa saat bepergian.

Haruskah Membeli Full Frame?

Pilihan untuk membeli full frame atau tidak ada di tangan kalian. Namun saya sarankan sebelum membeli kamera ini, pastikan kalian benar-benar membutuhkannya.

Sebab menurut saya, jika hanya digunakan untuk latihan, maka kalian hanya buang-buang uang. Sebab belum tentu semua fitur canggih yang ada dalam kamera bisa kalian manfaatkan.

Namun jika kalian adalah fotografer profesional, maka saya rasa perlu membeli kamera ini. Sebab pekerjaan kalian akan lebih mudah jika ditunjang dengan peralatan canggih.

Itulah beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum membeli kamera full frame. Semoga bermanfaat.