6 Aplikasi Manajemen Proyek Yang Layak Kamu Coba

manajemen proyek
gambar: rawpixel.com | Freepik

Kamu mencari aplikasi manajemen proyek yang bagus? Hm, aplikasi seperti itu cukup banyak. Di sini, ada beberapa yang layak kamu coba.

Saat melakukan kerja bersama teman atau rekan, memang ada banyak hal yang harus ditata dengan baik. Mulai dari diskusi ide, komunikasi, membuat rencana, berbagi tugas, atau menentukan jadwal dan tenggat waktu.

Semua itu harus dilakukan dengan baik agar proyek bisa berjalan lancar sesuai harapan. Kalau tidak diatur dengan baik, bisa terjadi miskomunikasi atau salah paham. Tugas yang perlu dilakukan juga bisa terlewatkan. Pada akhirnya, tujuan tidak tercapai.

Tentunya kita tidak ingin hal seperti itu terjadi. Oleh karena itulah ada aplikasi manajemen proyek. Aplikasi seperti ini akan membantumu mengatur tugas, membuat jadwal, dll. Sehingga semua bisa berjalan lebih teratur.

Oya, ada aplikasi di bawah ini yang juga memiliki fungsi komunikasi untuk tim. Tapi kalau kamu ingin kanal komunikasi tim yang lebih spesifik, kamu bisa coba aplikasi chatting untuk kerja tim sebegai pelengkap.

Nah, apa saja aplikasi yang menarik? Yuk kita lihat.

1. Trello

Trello adalah aplikasi manajemen proyek berbasis web. Aplikasi ini merupakan salah satu yang paling populer. Trello menggunakan sistem kartu yang berdasarkan Kanban board. Tiap kartu yang berisi tugas bisa kamu pindah ke kolom lain sesuai status (akan, sedang, sudah dilakukan), atau sesuai pengaturanmu sendiri.

Trello memiliki aplikasi di berbagai platform (web, desktop, mobile), mendukung otomatisasi (lewat IFTTT dan Zapier),  dan punya paket gratis maupun komersial (Business Class dan Enterprise).

Gunakan

2. Hitask

Hitask mendukung banyak perlengkapan manajemen. Mulai dari proyek, tugas, pembagian tugas (tim), jadwal (kalender), berbagi berkas, dll. Semua dalam satu layar. Dengan begitu kamu bisa mengontrol semua pekerjaan dengan lebih baik dari berbagai sisi.

Hitask juga memiliki aplikasi di berbagai platform (web, desktop, mobile), dan punya paket gratis (terbatas 5 user) dan paket komersial (Team Business dan Enterprise).

Gunakan

3. Swit

Swit merupakan aplikasi manajemen proyek berbasis web. Aplikasi ini memiliki banyak fitur, mulai dari untuk berdiskusi (chat dan posting ide), manajemen tugas (dalam bentuk kartu Kanban board, timeline, dan kalender), juga email. Kamu juga bisa mengisi detil tiap kartu tugas, mulai dari deskripsi sampai checklist.

Saat ini Swit baru mendukung aplikasi web dan desktop (Windows dan macOS). Swit juga punya paket gratis (terbatas 5 proyek), dan komersial (Standard, Premium, dan Premium Plus).

Gunakan

4. Hubstaff Tasks

Hubstaff Tasks juga merupakan aplikasi yang bergaya Kanban board. Aplikasi ini memiliki kolom komentar untuk mendiskusikan tiap tugas, checklist, delegasi tugas, dan mendukung attachment. Lalu ada juga fitur bernama Sprint untuk tugas-tugas dengan prioritas tinggi.

Sejauh ini Hubstaff Tasks baru tersedia dalam aplikasi web. Layanan ini memiliki paket gratis (terbatas 5 user) dan paket Premium.

Gunakan

5. Coda

Coda merupakan aplikasi yang powerful. Sedikit berbeda dengan yang lain, Coda berbasis dokumen (tepatnya tabel). Kamu bisa membuat hampir apa pun dengan tabel ini. Mulai dari mengatur tugas, melakukan kontrol, membuat laporan, dll. Kalau kamu tidak ingin bingung dengan berbagai fungsi kompleks, kamu bisa memilih dari berbagai template yang ada.

Coda merupakan aplikasi berbasis web dengan dukungan aplikasi mobile (iOS dan Android). Saat artikel ini ditulis, Coda masih relatif baru dan bisa digunakan secara gratis. Nantinya akan ada versi komersial, namun versi gratis tetap ada.

Gunakan

6. Microsoft Planner

Kalau kamu pengguna Office 365, Microsoft Planner jelas merupakan aplikasi manajemen proyek yang harus kamu coba. Aplikasi ini juga berbasis Kanban board. Di tiap kartu tugas, kamu bisa mengatur delegasi, memberi deskripsi, menentukan tenggat waktu, meletakkan lampiran, membuat cheklist, dll.

Sebagai bagian dari Office 365, kamu juga bisa menggunakannya bersama aplikasi lain, seperti Microsoft Teams, dll. Tentunya, untuk menggunakan Microsoft Planner kamu harus berlangganan Office 365. Aplikasi ini menggunakan aplikasi web dengan dukungan aplikasi mobile (iOS dan Android).

FYI, kami menggunakan aplikasi ini.

Gunakan