Gila! Samsung Patenkan Ponsel Perpaduan “Layar Lipat dan Geser”

Indri

Samsung kembali mematenkan ponsel baru. Kali ini Samsung mematenkan ponsel perpaduan layar lipat dan geser. Kamu bisa lihat desainnya di sini.

Tekad Samsung dalam mengembangkan teknologi layar seperti tak pernah ada matinya. Bahkan makin ke sini, berbagai ide layar ‘gila’ berhasil mereka ciptakan.

Hal tersebut dibuktikan dengan rajinnya Samsung mengajukan paten teknologi layar terbaru. Contohnya beberapa waktu lalu, Samsung sempat mengajukan paten terhadap ponsel layar lipat ganda mereka.

Kali ini Samsung kembali mengajukan paten ponsel yang kelihatan tambah ‘aneh.’ Bagaimana tidak, paten kali ini menampilkan konsep yang memadukan ponsel layar lipat dan geser dalam satu produk.

Dilansir dari situs 91Mobiles, paten tersebut rupanya telah diajukan ke situs World Intellectual Property Organization (WIPO) sejak bulan Juni 2021. Namun berkasnya baru diterbitkan pada bulan Desember 2021.

Untuk penamaannya, di dalam paten, perangkat unik tersebut dinamakan sebagai “perangkat elektronik yang mampu melakukan operasi lipat dan geser.”

Sumber : 91Mobiles

Seperti biasa, paten seperti ini belum tentu akan dirilis dalam produk asli. Tapi karena konsepnya benar-benar unik, jadi nggak ada salahnya untuk menguliknya lebih dalam.

Jadi seperti yang bisa kamu lihat dalam gambar di atas, awalnya ponsel ini tampak seperti biasa. Hanya ada satu layar berukuran besar di bagian depan.

Namun konsep tersebut menunjukkan kalau salah satu bagian layar bisa ditarik ke luar. Setelah layar tersebut ditarik keluar, pengguna juga bisa melipat layar tersebut sehingga hasilnya seperti gambar di bawah ini.

Lalu untuk mengembalikan layar tersebut seperti semula, pengguna hanya perlu mendorong layar yang terlipat tadi agar masuk kembali ke bodi ponsel, dan ia kembali menyatu dengan sisa layar lainnya.

Sumber : 91Mobiles

Dengan konsep layar yang seperti itu, pengguna jelas bisa memanfaatkan dua layar untuk tugas yang berbeda. Misalnya streaming video di layar bagian atas, sambil chatting-an di layar bagian bawah.

Apalagi kalau perangkat ini kompatibel dengan stylus, siswa yang belajar online mungkin bisa menonton penjelasan guru via daring sambil mencatat materi di layar bagian bawah pakai stylus.

Tapi di balik konsep yang terlihat menggiurkan itu, Samsung juga punya tantangan besar (ya kalau konsep ini benar-benar bakal diwujudkan sih). Apa tantangannya? Mereka harus menciptakan interface yang sepenuhnya dirancang ulang/didesain khusus untuk konsep ponsel nyentrik ini.

Wow, jujur sampai sekarang konsep ponsel layar gulung atau geser saja masih dianggap tak biasa bagi banyak orang (bahkan untuk sebagian orang terlihat aneh). Ini malah sudah ada lagi konsep ponsel yang bisa dilipat dan juga digulung.

Penasaran saja, kira-kira konsep semacam ini benar-benar akan jadi kenyataan atau tidak ya? Tapi kemungkinan bisa jadi kenyataan sih. Apalagi setiap tahun teknologi layar ponsel selalu mengalami perkembangan. Tapi nggak tahu juga, kita harus menunggu sampai tahun berapa untuk bisa melihat teknologi ini diproduksi massal.

Bagikan:

Tags

Indri

Penulis di Urbandigital sejak tahun 2018. Tertarik dengan update berita teknologi terbaru, dan sangat antusias dengan game-game anime.