Inilah 4 Alasan PUBG Lite Harus Rilis di Indonesia

Ada banyak game Battle Royale yang dapat dimainkan. Termasuk PUBG, sebuah game Battle Royale populer yang juga punya versi Lite di Indonesia.

Mungkin kalian sedikit bingung dengan banyak seri PUBG yang telah dirilis. BlueHole sendiri hingga kini masih merilis seri PC lainnya di Asia, terutama untuk di Indonesia.

Sebenarnya ada beberapa alasan yang mengharuskan PUBG Lite rilis di Indonesia. Berikut ini beberapa alasannya:

Sumber Gambar : Tips Pintar

Meledaknya PUBG Mobile serta Emulator

PUBG Mobile memang sangat populer khususnya saat akhir tahun 2018. Game ini bahkan tetap bertengger di Top Download Game Playstore. Bahkan versi mobile ini pun sudah ada versi Lite-nya.

Itulah yang membuat PUBG Mobile menjadi salah satu trend terbaru dari game mobile saat itu. Kemudian seiring populernya PUBG Mobile, player Emulator yang turut berkembang juga jadi alasan.

Namun banyak pihak merasa kurang adil antara player PUBG Mobile yang bermain di smartphone, dengan player PUBG Mobile yang bermain di PC.

Tidak hanya itu, Tencent bahkan sampai harus memisahkan player mobile, dengan player yang terdeteksi menggunakan emulator.

Oleh sebab itu, saat ini player akan dikumpulkan jadi satu sesuai teknik bermain mereka. Bagi yang menggunakan emulator, maka mereka akan bertanding dengan sesama player emulator dalam satu match. Begitu pula dengan player PC.

Walaupun sudah dipisahkan oleh Tencent, namun player nakal tetap mencari cara untuk membuat emulator mereka tidak terdeteksi. Inilah yang menyebabkan player mobile sangat mudah dikalahkan.

Sebenarnya secara konsep, PUBG Lite hampir sama dengan PUBG Emulator. Dimana sesama player emulator akan bertanding secara adil.

PUBG Lite dapat menjadi solusi bagi player PUBG Emulator agar bisa pindah, kemudian bermain melawan player PC lain secara adil.

Antusiasme Terhadap PUBG Lite sangat Besar di Indonesia

Sebenarnya tidak hanya di Indonesia, namun bagi beberapa negara lain di Asia kelihatannya bukan menjadi sasaran awal PUBG. Hal ini dibuktikan dengan nama awal yang diberikan untuk PUBG waktu dulu, yaitu PUBG Project Thai.

Sesuai dengan namanya, game tersebut pada awalnya hanya diperuntukkan untuk pemain-pemain dalam region Thailand. Sementara negara lain yang ingin memainkan game ini, harus menggunakan VPN Thailand.

Dan karena adanya desakan tinggi dari player Indonesia, maka developer memutuskan untuk merilis PUBG Lite di beberapa negara Asia, khususnya Indonesia.

Gratis Adalah Hal yang Penting di Indonesia

Mayoritas player di Indonesia memang lebih suka game gratis, terutama jika game tersebut multiplayer. Oleh karena itu, tidak mengejutkan jika game multiplayer lebih disukai player Indonesia.

Inilah yang menjadi alasan mengapa PUBG Emulator atau CSGO menyita banyak perhatian player Indonesia, terlebih saat game tersebut melabeli dirinya sebagai Free To Play.

Kepopuleran Apex Legends yang dengan cepat merambah di Indonesia juga salah satunya karena gratis. Dan PUBG Lite sendiri hadir sebagai Free To Play sebagai solusi game Battle Royale Gratis di Tanah Air.

Spek Ringan untuk Indonesia dan Negara Asia Lainnya

Salah satu elemen yang tidak ada dalam PUBG Steam adalah spek bersahabat, khususnya bagi negara berkembang. PUBG Steam sendiri memang ditujukan untuk seluruh pemain di dunia.

Karena ditujukan untuk player di seluruh dunia, maka pihak pengembang melakukan penyetaraan spesifikasi game antara negara maju dan berkembang.

Sayangnya penyetaraan tersebut justru menjadi kendala. Karena di negara-negara maju pendapatan perkapita jauh lebih tinggi, dibanding negara-negara berkembang khususnya di kawasan Asia.

Untuk masyarakat di negara maju, membeli PC gaming mahal untuk bermain PUBG Steam memang sangat mudah. Sedangkan di Indonesia, kita harus nabung berbulan-bulan untuk bisa membeli PC High End.

PUBG Steam membutuhkan minimum RAM 8GB, GTX 960 dan i5-4430. Sedangkan untuk PUBG Lite PC hanya membutuhkan RAM 4GB, Intel HD 4000, i3 2.4 Ghz.

%d blogger menyukai ini: