AMD Radeon RX 6000 Series Siap Jadi Raja Kartu Grafis Baru

AMD sudah mengumumkan kartu grafis generasi terbaru mereka, Radeon RX 6000 Series, yang meliputi RX 6800, RX 6800 XT, dan RX 6900 XT. GPU terbaru menggunakan arsitektur AMD RDNA 2 dan teknologi Infinity Cache baru.

Scott Herkelman, vice president dan general manager untuk Graphic Business Unit AMD, menyebutkan kalau AMD Radeon RX 6800, RX 6800 XT, dan RX 6900 XT mampu memberi tampilan 4K dan 1440p pada game AAA, visual realistis yang imersif, dan fitur wajib untuk kebutuhan gaming masa kini.

Arsitektur RDNA 2 sudah menjadi dasar bagi GPU untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X dan S. Selain itu, AMD Radeon RX 6000 Series sudah mendukung teknologi high bandwidth PCIe 4.0 dan memori 16GB GDDR6.

Performa Lebih Baik

Untuk memberi performa tinggi, GPU AMD Radeon RX 6000 Series memiliki berbagai fitur canggih.

  • AMD Infinity Cache — Teknologi ini merupakan data cache berkemampuan tinggi, sehingga mampu mengurangi latensi dan konsumsi daya, namun tetap bisa memberi penampilan dengan detil tinggi.
  • AMD Smart Access Memory — Sebuah fitur eksklusif untuk sistem yang mencakup prosesor AMD Ryzen 5000 Series, mobo AMD B550 dan X570, dan GPU Radeon RX 6000 Series. Dengan teknologi ini, prosesor Ryzen memiliki akses khusus ke memori grafis GDDR6 sehingga mempercepat proses.
  • Sesuai Rangka Standar — Dengan ukuran 267mm dan 2 x 8-pin konektor daya standar, kartu grafis ini dirancang untuk power supply kelas 650W-750W sehingga gamer bisa dengan mudah melakukan upgrade PC mereka.

Fitur untuk performa ini mampu meningkatkan tingkat frame-per-second (fps) pada game kelas AAA, seperti Gear 5.

Visual Lebih Detil

Sebagai kartu grafis, selain masalah performa, ambisi AMD tentu saja ada di tampilan visual yang lebih realistis. Untuk itu, AMD memberi beberapa fitur di kartu grafis terbaru ini.

  • DirectX 12 Ultimate Support — GPU ini memiliki dukungan penuh untuk DirectX 12, termasuk raytracing, komputasi, dan raster efek.
  • DirectX Raytracing (DXR) — Arsitektur RDNA 2 memiliki fungsi Ray Accelerator pada tiap unitnya, sehingga mampu menoptimalkan pencahayaan, bayangan, dan pantulan secara langsung dan realistis.
  • AMD FidelityFX — Sebuah peralatan untuk pengembangan game yang tersedia secara open source, memberikan koleksi efek pencahayaan, bayangan, dan pantulan, yang mempermudah pengembang mengoptimalkan game mereka.
  • Variable Rate Shading (VRS) — Teknologi ini mengurangi frekuensi shading di berbagai area yang tidak membutuhkan detil visual tinggi. Dengan begitu, tampilan visual bisa lebih optimal.

Pengalaman Bermain Tanpa Gangguan

AMD juga memberi dukungan pada kartu grafis Radeon RX 6000 Series ini agar pengguna bisa main game tanpa gangguan berarti.

  • Microsoft DirectStorage — Dukungan ini membuat tekstur di game tampil lebih cepat dan detil.
  • Radeon Software Performance Tuning Preset — Hanya dengan satu klik, pemain bisa dengan mudah mengatur dan menyesuaikan setelan kartu grafis sesuai kebutuhan.
  • Radeon Anti-Lag — Fitur ini akan mengurangi waktu respon dari input ke layar secara signifikan.

Selain fitur canggih di atas, AMD juga menyebutkan kalau mereka sudah bekerja sama dengan berbagai game populer, seperti DIRT 5, Godfall, World of Warcraft: Shadowlands, RiftBreaker, dan FarCry 6.

Tentu saja, pertanyaan utamanya adalah mampukan AMD Radeon RX 6000 Series menghadang NVIDIA GeForce RTX 30 Series. Bagaimana menurutmu?

%d blogger menyukai ini: