Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Aplikasi Pihak Ketiga Twitter Resmi Dimatikan, Nggak Bisa Utak-Atik Twitter Lagi Deh!

aplikasi pihak ketiga twitter
Gambar Oleh: Twitter
Indri Penulis

Aplikasi pihak ketiga Twitter resmi dimatikan. Itu artinya mulai sekarang, Twitter resmi melarang adanya aplikasi pihak ketiga di platform-nya.

Twitter telah berdiri kokoh selama puluhan tahun. Selama itu pula, platform utama Twitter hidup berdampingan dengan berbagai aplikasi buatan pihak ketiga.

Apa aja sih contohnya aplikasi pihak ketiga Twitter? Banyak kok. Contohnya Fenix, Tweetbot 4, Twidere, Twitterific 5, dll. Fungs dari aplikasi-aplikasi tersebut beragam. Ada yang bisa dipakai untuk bikin antarmuka Twitter lebih cantik, dan lain sebagainya.

Sayangnya ada kabar buruk buat kamu yang selama ini terbiasa pakai aplikasi pihak ketiga Twitter. Soalnya mulai sekarang, aplikasi pihak ketiga Twitter resmi dimatikan.

Aplikasi Pihak Ketiga Twitter Resmi Dimatikan

Mungkin beberapa dari kamu bertanya-tanya, kenapa Twitter tiba-tiba mematikan aplikasi pihak ketiganya? Apa sih alasannya? Oke, jadi sebelumnya saya bakal menjelaskan dulu kronologinya.

Jadi beberapa waktu lalu, aplikasi pihak ketiga Twitter berhenti bekerja secara tiba-tiba. Karena itu, nggak sedikit pengguna dan developer aplikasi yang bingung.

Twitter pun selama beberapa waktu memilih bungkam tanpa memberikan penjelasan apapun. Namun akhirnya, beberapa waktu lalu Twitter merilis pengumuman lewat akun resminya.

aplikasi pihak ketiga twitter
Gambar Oleh: Tangkapan Layar Twitter/Twitter Dev

Seperti yang bisa kamu lihat pada pengumuman di atas, Twitter baru-baru ini resmi memberlakukan aturan API yang ‘sudah lama ada.’ Nah aturan API inilah yang menyebabkan beberapa aplikasi pihak ketiga jadi nggak berfungsi.

Sejak pengumuman tersebut dirilis, nggak sedikit pihak yang memprotes aturan Twitter. Dari kubu pengguna, mereka jelas merasa dirugikan karena sudah terbiasa pakai aplikasi pihak ketiga.

Sedangkan dari kubu developer, mereka menuntut penjelasan dari Twitter secara lengkap. Para developer ingin tahu aturan mana yang mereka langgar, sehingga menyebabkan Twitter ‘murka.’

Baca Juga:  Heboh Akun Twitter Kena Suspend Berjamaah, Ternyata Gara-Gara Elon Musk Ngambek!

Anda tidak akan bisa untuk (dan orang lain tidak diizinkan untuk) menggunaka atau mengakses Materi Berlisensi untuk membuat atau mencoba membuat pengganti, atau layanan atau produk serupa untuk aplikasi Twitter,” itulah sepenggal isi dari pengumuman yang dirilis Twitter.

Nah dengan adanya perubahan ini, developer nggak diizinkan untuk membuat klien Twitter. Perubahan ini juga bakal berimbas pada developer yang udah menciptakan aplikasi pihak ketiga hebat selama bertahun-tahun.

Developer yang mengandalkan aplikasi pihak ketiga buatannya, jelas sangat terpukul. Apalagi kalau mereka sangat mengandalkan aplikasi tersebut untuk memutar roda bisnis.

Di sisi lain, meskipun Twitter bikin aturan baru. Tapi nggak menutup kemungkinan Twitter bakal berubah pikiran suatu saat nanti. Apalagi kalau Twitter mendapat banyak tuntutan dari pihak pengguna maupun developer aplikasi pihak ketiga.

Kalau kamu sendiri gimana, apa kamu juga salah satu pengguna aplikasi pihak ketiga Twitter? Kalau iya, aplikasi apa yang kamu pakai? Terus gimana tanggapanmu soal dilarangnya aplikasi pihak ketiga saat ini? Share di kolom komentar ya.


Kalau kamu ingin memberikan pertanyaan atau masukkan, silakan tulis di kolom komentar atau kirim  email  ke [email protected]