Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Beberapa Kisah Romantis yang Terbentuk dari Kecanggihan Teknologi

Indri Penulis

Kisah romantis memang manis untuk dikupas secara mendalam. Setiap alur cerita yang disampaikan, bisa menyentuh hati orang yang mendengarkannya.

Selama ini kisah romantis banyak digambarkan kedalam beragam hal. Seperti film, novel, komik, musik, dan lain sebagainya.

popculture.id

Film bertema percintaan adalah salah satu hal yang mampu menyentuh hati banyak orang. Termasuk drama romantis yang didalamnya turut menyisipkan teknologi.

Ide sederhana tersebut banyak diangkat dalam film romantis, sehingga menarik untuk ditonton. Film romantis berbau teknologi mungkin terdengar unik.

Sebab film tersebut tidak hanya menyajikan kisah romantis antar karakter, namun ada pula unsur teknologi di dalamnya.

Tidak hanya manusia saja, beberapa film romantis juga berkaitan dengan robot-robot buatan manusia lho. Berikut beberapa film romantis dengan konsep cerita bergantung pada kecanggihan teknologi:

Simone (2002)

Film ini menceritakan seorang wanita cantik sekaligus bintang terkenal, Nicola Anders (Winona Ryder) yang disukai oleh banyak orang.

Namun kenyataanya, Nicola hanya sebuah karakter hologram yang dibuat oleh Viktor Taransky (Al Pacino). Viktor kemudian berusaha memunculkan sosok Simone yang menawan bagi penggemarnya.

Film ini sebenarnya mencoba menyampaikan rasa cinta penggemar, terhadap sosok yang sebenarnya tidak nyata.

Pada tahun 2002, hal tersebut memang hanya imajinasi belaka. Namun kini, perpaduan antara Artificial Intelligence (AI) dengan hologram sudah menjadi kenyataan.

Her (2013)

Her merupakan sebuah film yang menceritakan kisah cinta antara manusia dan robot. Joaquin Phoenix memerankan karakter Theodore.

Theodore memanfaatkan sistem AI yang dipanggil Samantha dalam menjalani setiap kegiatan. Samantha sendiri menjadi karakter fiktif dengan pengisi suara Scarlett Johansson.

Interaksi mereka yang semakin sering, membuat dua karakter tersebut saling jatuh cinta. Hal tersebut membuat Theodore yang awalnya bahagia menjadi depresi karena tidak dapat melihat Samantha.

Her dibuat oleh Spike Jonze dan mendapat penilaian 8/10 dari situs IMDb. Film tersebut berhasil menggambarkan kisah romantis, sekaligus potret gambaran dunia yang akan datang. Kisah romantis berbau teknologi dalam film ini berhasil menyentuh hati penonton.

Wall.E (2008)

Apabila film yang sebelumnya menceritakan kisah percintaan antara manusia dan robot, maka Wall.E menggambarkan percintaan antar robot.

Robot bernama Wall.E adalah salah satu-satunya yang tersisa di Bumi. Bentuk Wall.E sendiri terlihat layaknya rongsokan. Robot ini mempunyai hobi mengumbulkan barang yang dibuang namun unik baginya.

Suatu ketika Wall.E bertemu dengan robot putih cantik bernama Eva. Kemudian mereka saling jatuh cinta.

Film ini disutradarai oleh Andrew Stanton, serta diproduksi oleh Walt Disney Pictures dan Pixar. Wall.E menjadi salah satu film yang paling digemari anak-anak hingga dewasa, dan sampai saat ini film tersebut telah mendapat penilaian 8,4 dari total angka 10.

[irp posts=”60762″ name=”5 Rekomendasi Film Jepang Romantis Terbaik Sepanjang Masa”]

Love.com (2017)

Film ini menceritakan dua vlogger yang berbeda konten dan saling jatuh cinta. Katriana diperankan oleh Isis Valverde, merupakan seorang fashion vlogger yang sangat berpengaruh bagi kaum remaja.

Kemudian dia bertemu dengan Gil Coelho sebagai pemeran Fernando, yang merupakan game vlogger sekaligus penggemar dunia IT.

Katrina meminta bantuan Fernando, untuk membajak setiap smartphone yang menerima foto dirinya. Dan seiring berjalannya waktu, mereka berdua mulai jatuh cinta. Film ini hadir dalam bahasa Portugis dan dibuat oleh sutradara Anita Barbosa.

Kisah percintaan antara mereka berdua memang terlihat manis dan segar. Mengingat saat ini vlog tengah menjadi tren bagi banyak orang, terutama remaja masa kini.

Selain menyajikan kisah romantis layaknya film lainnya, Love.com juga turut menyajikan kehidupan seorang vlogger.

    %d blogger menyukai ini: