Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Bill Gates Mengakui Kesalahan Terbesarnya Kalah dari Android

gambar: Village Global

Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft, mengakui kalau kesalahan terbesarnya adalah kalah dari Android. Ia menyatakan hal itu dalam wawancara bersama Village Global.

Bill Gates menyebutkan kalau ia bertanggung jawab atas kurangnya reaksi menghadapi era baru, yaitu smartphone. Android adalah standar ponsel non-Apple. Sesuatu yang sebelumnya secara natural melekat pada Microsoft.

Saat itu ruang sebagai pesaing Apple masih tersedia, namun kemudian lepas begitu saja. Bill Gates menyebutkan harga yang harus dibayar atas hilangnya kesempatan merebut posisi yang dimiliki Android saat ini adalah 400 milyar Dollar. Harga yang mahal.

“In the software world—particularly for platforms—these are winner-take-all markets. So, you know, the greatest mistake ever is whatever mismanagement I engaged in that caused Microsoft not to be what Android is. That is, Android is the standard non-Apple phone platform. That was a natural thing for Microsoft to win, and you know it really is winner-take-all. If you’re there with half as many apps or 90 percent as many apps, you’re on your way to complete doom. There’s room for exactly one non-Apple operating system. And what’s that worth? Four hundred billion? That would be transferred from Company G to Company M. And it’s amazing to me having made one of the greatest mistakes of all time—and there was this antitrust lawsuit and various things—our other assets—Windows, Office—are still very strong. So we are a leading company. If we’d got that one right, we would be the leading company. But oh well.

Kalau kita meihat ke belakang, sebenarnya Bill Gates sudah tidak bertanggung jawab secara penuh di Microsoft. Ia sudah mulai fokus pada Bill & Melinda Gates Foundation. Bill Gates sudah mengumumkan masa peralihan kepemimpinan pada bulan Juni 2006. Sementara iPhone pertama hadir pada tahun 2007, dan perangkat Android pertama hadir pada tahun 2008.

Pimpinan Microsoft saat itu adalah Steve Ballmer. Ia menertawai iPhone sebagai “ponsel termahal di dunia” dan mengkritik tidak adanya keyboard fisik di ponsel Apple itu.

…we would be the leading company.

Di sisi lain, Google bersiap menghadapi era smartphone sebelum iPhone dirilis. Mereka membeli perusahaan Android Inc. milik Andy Rubin (yang belakangan merilis Essential Phone) pada tahun 2005.

Tadinya, ponsel Android memiliki konsep yang lebih seperti Blackberry. Namun ketika iPhone hadir, divisi mobile Google segera “membuang” konsep itu dan memulai dari awal dengan fokus pada touch screen.

Kita tahu kalau Microsoft mencoba hadir kembali sebagai sistem operasi ketiga dengan Windows Phone. Namun, usaha itu gagal. Kisah ini pun menjadi kenangan pahit pengguna Windows Phone dan fans Nokia.

Kalau kamu ingin menonton wawancara Bill Gates dengan Village Global yang menyinggung soal Android ini, silakan kunjungi YouTube.

More Stories
Inilah 4 Aplikasi Android Sains yang Wajib Diunduh Mahasiswa