Bocoran Samsung Galaxy Watch 4: Body dan Baterai Lebih Gedhe

Bocoran terbaru Samsung Galaxy Watch 4 dan Active 4 tunjukkan ukuran body dan baterai lebih gedhe, dan bakal pakai OS lain.

Sebelumnya, Samsung Galaxy Watch 4 dan Watch Active 4 kabarnya bakal diluncurkan pada musim panas ini. Smartwatch terbaru ini gosipnya bakal pakai Google Wear OS, bukannya Tizen OS.

Sekarang buat kamu penggemar Samsung Galaxy Watch, boleh sumringah sedikit. Pasalnya bocoran terbaru Galaxy Watch 4 dan Watch Active 4 kembali tersebar, dan kali ini menyoroti bagian body smartwatch.

Bocoran Samsung Galaxy Watch 4 dan Watch Active 4

Baru-baru ini, Nils Ahrensmeier membocorkan kalau Samsung bakal sedikit merevolusi smartwatch-nya, khususnya dari segi ukuran. Nils juga turut membeberkan nomor model masing-masing smartwatch.

Samsung Galaxy Watch 4 bakal hadir dengan ukuran 42mm dan 46mm. Kedua varian ini jelas membuatnya ‘sedikit’ lebih jumbo dibanding pendahulunya (dulu cuma berukuran 41mm dan 45mm).

Karena body-nya lebih jumbo, kemungkinan besar smartwatch ini bisa menampung baterai yang lebih besar pula. Gosipnya model 46mm menampung baterai 350mAh, sedangkan model 42mm yang lebih mungil dapat membungkus baterai 240mAh.

Model smartwatch lain seperti Samsung Galaxy Watch Active 4 agak sedikit berbeda. Kalau Galaxy Watch 4 menghadirkan body lebih jumbo, sepertinya seri Watch Active 4 justru tampil lebih ‘ciut’ dari pendahulunya.

Rumornya, Galaxy Watch Active 4 bakal tersedia dalam ukuran 40mm dan 42mm. Beda dengan Galaxy Watch Active 3 yang tampil dengan ukuran 41mm dan 45mm. Jadi sepertinya, Samsung mengecilkan model terbesarnya.

Terlepas dari segi ukuran, tentu orang-orang juga penasaran dengan fitur yang bakal disajikan oleh smartwatch teranyar Samsung.

Jujur dari segi fitur, belum ada banyak informasi yang beredar sekarang. Cuma ada desas-desus yang mengatakan kalau Galaxy Watch 4 bakal mengemas monitor glukosa non-invasif, EKG, dan monitor detak jantung.

Sedangkan Galaxy Watch Active 4 bakal diposisikan sebagai perangkat yang lebih murah. Mungkin smartwatch ini memang sengaja dirancang untuk bersaing dengan Apple Watch SE.

Oya, kedua smartwatch ini rumornya juga akan memakai sistem operasi baru lho, yakni Google Wear OS. Berbeda dengan pendahulunya yang memakai Tizen OS bikinan Samsung.

Sementara itu, kedua smartwatch ini kemungkinan bakal diluncurkan di acara Galaxy Unpacked bulan Juli mendatang. Mereka diprediksi bakal ‘nimbrung’ bersama ponsel lipat Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3.

%d blogger menyukai ini: