Browser Firefox untuk Android Baru Bakal Lebih Cakep dan Enak Dipakai

Ya, dalam waktu dekat, browser Firefox Android akan mendapat versi baru yang lebih enak dilihat dan dipakai. Boleh dibilang perubahannya cukup radikal.

Sejak merilis Firefox Quantum, Mozilla mendorong browser itu menjadi lebih modern dan mampu bersaing dengan Chrome. Perubahan itu pun menuju ke Android.

Mozilla sempat merilis browser Firefox Preview di Android. Kemudian tampilan yang ada di browser itu dibawa ke Firefox Beta, dan Mozilla membuat Firefox Preview menjadi Firefox Nightly (semacam versi alpha, sebelum beta).

Perubahan di Firefox untuk Android

Kalau kamu sudah pernah mencoba Firefox Beta, mungkin kamu sudah familiar dengan perubahan ini. Tapi kalau belum, perubahan yang ada sangat menyenangkan.

Yang paling mudah terlihat adalah tampilannya yang lebih keren. Selain itu ada dukungan untuk mode gelap dan pilihan untuk meletakkan kotak alamat (toolbar) di bagian bawah. Jadi di samping nggak bikin silau, Firefox baru mudah dipakai dengan satu tangan.

Selain itu, Mozilla juga membawa fitur baru seperti Enhanced Tracking Protection, yang akan melindungi privasi, dan Collections, yang membuatmu bisa mengumpulkan berbagai hal menarik dalam kelompok. Fitur Collections ini mirip dengan yang dimiliki oleh Microsoft Edge.

Peralihan ke Firefox Baru

Mozilla menyebutkan peralihan ke Firefox versi baru ini akan berjalan otomatis, tanpa kamu perlu melakukan apa pun. Dengan catatan:

  • Pembaruan aplikasi baru diaktifkan untuk Firefox Android.
  • Kamu memakai Android 5 atau yang lebih baru.
  • Kamu memakai Firefox untuk Android versi 59 atau yang lebih baru.

Lalu apa yang akan ikut ketika browser ini mendapat pembaruan? Berikut ini daftar preferensi pribadi yang akan ikut migrasi ke versi baru:

  • Tabs yang terbuka.
  • Riwayat
  • Situs yang ditandai/disimpan (Bookmark).
  • Cookies dan sebagian browser cache.
  • Situs paling banyak dikunjungi (Top Sites).
  • Login (jika kamu mematikan fungsi master password).
  • Add-ons (Add-on akan dimatikan sementara di mode privat).
  • Mesin pencari bawaan (kalau kamu menetapkan kustomisasi, kamu harus mengatur ulang).

Peralihan dari versi lama ke versi baru akan mulai berjalan pada akhir bulan Juli sampai bulan Agustus 2020. Kalau ponsel kamu masih memakai sistem operasi Android lama (di bawah Android 5), kamu tidak akan mendapat versi baru.

Layak Dicoba

Terus terang, saya suka dengan “kuda hitam.” Seperti saya dulu memakai Windows Phone di tengah kepopuleran iPhone dan Android. Sedangkan di dunia browser, saat ini hampir semuanya memakai basis Chromium. Seperti Chrome, Edge, Opera, Vivaldi, dll.

Firefox menjadi satu-satunya, selain Safari dari Apple, yang memakai mesin berbeda. Hal ini bagus, karena menyebabkan kompetisi menjadi sehat.

tampilan Firefox Beta di Android
tampilan Firefox Beta di Android

Di samping itu, browser Firefox untuk Android versi baru memang layak kamu coba. Menurut saya, yang paling asik tentu saja mode gelap dan kotak navigasi/alamat yang ada di bagian bawah (entah kenapa Google mencabut fitur ini dari Chrome).

Nah, kalau kamu memang berminat, silakan unduh browser Firefox dan tunggu pembaruannya (atau untuk versi Beta kalau tidak sabar). Kalau kamu ingin memakai yang berbasis Chromium tapi ingin kotak navigasi ada di bagian bawah, saya anjurkan browser Kiwi.

Oya, kalau kamu tertarik memakai ekosistem Firefox, kamu juga bisa mencoba beberapa aplikasi Firefox lain selain browser. Selamat berselancar….

%d blogger menyukai ini: