Mencoba Firefox Quantum, Generasi Baru Browser dari Mozilla

firefox quantum beta

Mozilla berencana mengeluarkan generasi terbaru browser Firefox. Saat ini, browser tersebut masih dalam versi beta, dan bernama Firefox Quantum. Seperti juga saat Opera mencobakan Opera Neon dan generasi terbarunya, saya rasa cukup seru kalau kita melihat apa yang baru di browser baru Mozilla ini.

Yang saya pakai saat menulis artikel ini adalah instalasi Firefox 57.0b3. Sayangnya, saat saya pasang, instalasi ini mengganti Firefox resmi (bukan versi beta). Jadi, saya tidak bisa memberikan perbandingan tampilan keduanya.

Firefox Quantum Lebih Cepat

Di blog resminya, Mozilla menyebutkan kalau hasil benchmark Firefox Quantum lebih cepat 2X lipat daripada browser Firefox resmi (versi 52). Selain itu juga lebih cepat dari Google Chrome v.61.

Mozilla melakukan uji coba tersebut dengan MacBook Pro (Intel Core i7 generasi ke-6 2,9GHz) dan laptop Surface. Masing-masing dengan profil baru, dan tidak ada aplikasi atau tab lain yang aktif. Aplikasi yang digunakan untuk menguji adalah Speedometer 2.0.

perbandingan firefox quantum dan chrome

Di samping itu, Mozilla juga menyebutkan kalau Firefox Quantum menggunakan RAM 30% lebih sedikit daripada Chrome. Tes ini dilakukan dengan atsy project yang memuat 30 halaman (masing-masing dengan tab sendiri), jeda 10 detik tiap muatan, dan jeda waktu 60 detik di saat semua sudah termuat.

Walau saya belum bisa membandingkan secara spesifik (Firefox lama terganti, dan Chrome punya banyak ekstensi), saya merasa browser baru Mozilla ini lebih ringan.

Fitur Baru Firefox Quantum

Secara keseluruhan, penampilannya lebih enak dilihat. Yang pertama mencuri perhatian adalah toolbar dan tampilan tab yang baru.

Firefox Quantum memberikan akses mudah untuk menyimpan dan mengakses halaman yang kamu simpan (animasinya juga oke). Baik dengan fungsi bookmark bawaan atau dengan layanan Pocket. Ya, Firefox dan Pocket sekarang bekerja sama dengan erat.

Tampilan tab baru sekarang menampilkan Top Sites dan Highlights. Di video demo (di bawah) menunjukkan artikel rekomendasi dari Pocket. Tapi walaupun saya sudah login, saya tetap tidak melihatnya. Yah, namanya juga masih versi beta.

Yang menarik, Firefox Quantum juga memiliki fitur screenshot langsung di dalam browser. Sama seperti browser Vivaldi. Menurut saya, fitur ini harus ada secara bawaan di tiap browser. Karena fungsinya sangat praktis.

Untuk membuat screenshot, yang perlu kamu lakukan hanyalah klik kanan di halaman website yang aktif. Lalu pilih ‘Take a Screenshot‘. Kamu bisa memilih menyimpan seluruh halaman website atau bagian yang terlihat saja. Kemudian kamu bisa memilih menyimpannya atau mengunduhnya.

Sayangnya belum ada shortcut keyboard untuk fungsi ini. Tapi nanti sangat mungkin bisa berubah.

Gambar screenshot yang sudah kamu buat bisa kamu lihat melalui tombol Screenshot di dalam tombol Library di Toolbar (bersama bookmark dan Pocket). Foto screenshot akan disimpan selama satu hari kecuali kamu mengunduhnya dan menympan di komputer.

Persaingan ketat

Persaingan antar browser memang semakin ketat. Seketat celana yoga.

Browser yang sudah mapan seperti Google Chrome, Apple Safari, Opera, dan Mozilla Firefox terus mengembangkan fitur dan mengoptimalkan penggunaan. Selain itu masih ada pemain baru seperti Vivaldi atau Brave. Belum lagi browser lainnya.

Saat ini Google Chrome masih duduk di puncak klansemen sebagai browser paling populer. Tapi pengguna browser lain pun tidak kalah loyal. Tidak heran, browser merupakan salah satu aplikasi yang paling sering kita gunakan di komputer.

Mozilla akan merilis Firefox Quantum secara resmi pada tanggal 14 November 2017. Kamu bisa mencobanya dengan mengunjungi situs resmi Mozilla.

Jangan lupa cek juga cara merubah tampilan browser Firefox baru ini. Jadi, celana yoga…. ahem, browser apa yang kamu pakai?

Download

%d blogger menyukai ini: