ByteDance Akuisisi Pembuat Headset VR Pico. Mau Saingi Oculus?

Indri Penulis

Perusahaan induk TikTok, ByteDance telah mengakuisisi pembuat headset VR Pico. Apakah mereka bakal ikut memanaskan pasar VR?

Kabar soal ByteDance akuisisi Pico pertama kali dibeberkan oleh situs asal China, Nweon. Kemudian pada tanggal 31 Agustus, situs CNBC mengonfirmasi kabar tersebut.

ByteDance mengatakan kepada CNBC alasan kenapa mereka akhirnya memutuskan untuk mengakuisisi Pico. Kurang lebih begini pertanyaan ByteDance:

Perangkat lunak dan teknologi perangkat keras Pico yang komprehensif, dan bakat dan keahlian tim yang mandalam, akan mendukung masuknya kami ke ruang VR dan investasi jangka panjang di bidang yang tengah berkembang ini.”

Buat kamu yang baru kali ini mendengar soal Pico, sebenarnya mereka adalah perusahaan dibalik jajaran headset VR Neo. Bahkan menurut laporan dari ICD bulan lalu, Pico berhasil menempati posisi sebagai pembuat headset VR terbesar ketiga, setelah Oculus Facebook dan perusahaan asal China DPVR.

Sumber : VR-Expert

Headset VR terbaru yang diluncurkan oleh Pico adalah “Pico Neo 3.” Untuk saat ini, headset tersebut baru diluncurkan untuk konsumen di kawasan Asia. Tapi dengar-dengar mereka berencana untuk menginvasi pasar Amerika Utara dan Eropa.

Di sisi lain, ByteDance lebih dikenal sebagai perusahan media sosial. Dua platform media sosial mereka yang paling populer adalah TikTok dan Douyin (kalau yang ini berbasis di China).

Meski sudah sukses dengan media sosial besutannya, ByteDance nggak mau diam saja. Mereka mulai mengakuisisi studio game populer, Moonton pada bulan Maret 2021. Mereka juga sempat merilis ponsel pertamanya yang disebut Jianguo Pro 3 pada tahun 2019 di China.

Soal akuisisi Pico, sepertinya headset VR ini tak akan digabungkan dengan layanan TikTok dalam waktu dekat. Juga sampai sekarang belum jelas bagaimana proses akuisisi itu dapat mempengaruhi rencana peluncuran Pico.

Pico sendiri sebelum diakuisisi ByteDance selalu menghindari persaingan langsung dengan Oculus. Sebab anak perusahaan Facebook ini telah mendominasi pasar VR secara global, kecuali China.

Di sisi lain, raksasa teknologi sekelas Apple dan Sony juga bersiap masuk ke pasar VR dan menantang Oculus. Bahkan Sony kini rumornya tengah mempersiapkan headset PlayStation VR-nya.

Wah, sepertinya persaingan di pasar VR bakal panas nih. Kira-kira dari sekian perusahaan yang bakal debut di pasar VR, siapa kah yang mampu menggeser singgasana Oculus? Apakah Apple, Sony, ByteDance, atau justru perusahaan lainnya? Hm, kita pantau saja kelanjutannya ya.

    %d blogger menyukai ini: