Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Coca-Cola Byte, Minuman Yang Terinspirasi Game & Metaverse

Ada-ada aja sih

Anom Penulis

Bagaimana sih rasa “gaming” dan “metaverse” di lidah? Hm, mungkin Coca-Cola sudah tahu jawabannya. Karena mereka meluncurkan Coca-Cola Byte Limited Edition Flavor yang katanya mendapat inspirasi dari kultur gaming dan metaverse.

Pada awal tahun ini, Coca-Cola Creations sudah meluncurkan rasa “luar angkasa” dengan Starlight. Untuk edisi kedua kali ini, mereka membawa rasa dari pixel ke dunia nyata. Sebuah jembatan antara dunia maya dan nyata.

popculture.id

Oana Vlad, Senior Director, Global Strategy, The Coca-Cola Company, menyatakan “Untuk ekspresi kedua Coca-cola Creations, kami ingin menciptakan rasa inovatif dari sisi menyenangkan pixel, yang menjadi akar pengalaman bermain game.

Lalu bagaimana rasanya? Entah. Karena Coca-Cola menyebutkan kalau edisi ini sangat terbatas dan hanya tersedia di negara terpilih di Amerika Latin mulai tanggal 2 Mei 2022 dan di Cina pada tanggal 23 Mei.

coca-cola zero sugar byte limited edition

Untuk memperkenalkan Coca-Cola Byte Limited Edition ini, mereka juga meluncurkan pengalaman digital. Pengalaman itu hadir melalui Pixel Point, sebuah pulau yang dibuat di game Fortnite.

Pemain akan menemukan empat permainan kecil berbasis inspirasi-rasa, yaitu The Castle, The Escape, The Race dan The Tower. Tiap ruangan permainan punya tantangan tersendiri yang bisa dipecahkan jika bekerja sama dengan pemain lain.

Selain itu, jika penggemar memindai kemasan Coca-Cola Zero Sugar Byte ini di situs resmi, mereka juga bisa menikmati permainan augmented reality (AR). Permainan ini menceritakan kisah BYTE, sebuat pixel 8-bit yang tertinggal ketika Coca-Cola memasuki metaverse.

Mungkin minuman dari Coca-Cola ini bukan yang pertama yang memiliki nuansa gaming. Sebelum ini sudah ada Respawn dari Razer dan Predator Shot dari Acer yang berupa minuman energi. Tapi mungkin Coca-Cola jadi yang pertama sebagai yang menerjemahkan rasa gaming dan metaverse.

Apa kamu penasaran bagaimana rasanya? Kata Mitchell Clark dari The Verge sih manis banget (“sickly sweet“).

    %d blogger menyukai ini: