Jarang Diketahui, Inilah 5 Dosa Terbesar Iron Man

avengers-4-1

Dalam serial Avengers, tidak dapat dipungkiri jika Iron Man menjadi salah satu sosok paling penting. Dibekali kecerdasan yang tinggi serta teknologi super canggih, pahlawan ini selalu tampil bersinar dalam setiap serinya.

Sesuai dengan namanya, Iron Man ikonik dengan baju besi berwarna merah. Iron Man dibantu armor super membuatnya punya persenjataan yang jauh melebihi tingkat militer.

Stark telah sukses memuluskan jalannya sebagai pahlawan super yang banyak digemari. Walaupun mempunyai kekuatan super dahsyat, namun Tony Stark tetap mempunyai beberapa kelemahan dan sering melakukan kesalahan.

Hal ini didasari dengan kepribadian Stark yang egois dan nyentrik. Hal tersebut kerap membuat bumerang untuk dirinya sendiri.

Sebagai seorang pahlawan super, Stark tentu tidak lepas dari berbagai kesalahan di setiap perjalanan memerangi kejahatan.

Berikut beberapa dosa terbesar yang pernah dilakukan oleh Iron Man.

Menciptakan Ultron

Sumber Gambar : YouTube

Berbekal otak jenius, Stark menjadi sosok terdepan dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi. Stark kerap tidak terkontrol dan terlalu liar. Hal tersebut bisa dilihat dari Stark yang menciptakan Ultron.

Pada mulanya, Ultron diciptakan sebagai program pertahanan dari setiap serangan yang mengancam. Ultron diciptakan dengan kecerdasan tinggi, dan bisa memutuskan cara sendiri dalam mengakhiri pertarungan.

Karena dibekali kecerdasan tinggi, Ultron kemudian berpikir bahwa manusia harus dihancurkan terlebih dahulu, agar dunia bisa memperoleh perdamaian sejati.

Kisah kejahatan Ultron ada di seri Avengers: Age of Ultron (2015). Stark telah menciptakan masalah sendiri, dan harus menanggung dosa besar karena telah menewaskan banyak orang tidak berdaya.

Membahayakan Nyawa Peter Parker

Sumber Gambar : Bloody Disgusting

Tentu masih jelas dalam ingatan kita, ketika Peter Parker berkata “Mr. Stark, I don’t feel so good,” sebelum kematiannya.

Sebagai orang yang merekrut Spider-Man ke dalam tim Avengers, tidak bisa dipungkiri apabila Tony Stark menyimpan rasa bersalah yang besar.

Walaupun menjadi pahlawan super, namun Peter Parker tetap seorang remaja yang mengerti bahaya bergabung dalam tim Avengers.

Peter Parker harus ikut melawan ancaman luar biasa dari Thanos. Sementara itu, Peter terpaksa kehilangan nyawa karena kecerobohan Stark.

Tidak hanya itu, bila dilihat lebih jauh sebenarnya Peter tidak punya kepentingan disaat ‘perang saudara’ berlangsung. Spider-Man terpaksa berhadapan dengan pahlawan lain berkekuatan besar.

BACA JUGA
OnePlus 6 Datang Bersama Avengers Edition

Bertarung dengan Thanos Tanpa Strategi Pasti

Sumber Gambar : Sideshow Collectibles

Sebagai pahlawan yang bertugas menjaga bumi, Stark harus berhadapan dengan Thanos yang waktu itu sudah mempunyai empat Infinity Stones.

Bahkan tanpa bantuan batu itu pun, Thanos sebenarnya sudah punya kekuatan yang besar. Terbukti dengan Thanos yang dapat mengalahkan Hulk dengan mudah.

Walaupun sudah bekerja sama dengan pahlawan super yang lain, namun tetap saja Thanos terlalu kuat dan berhasil mengalahkan Iron Man, atau pahlawan lain dengan mudah.

Emosi Berujung Celaka

Sumber Gambar : Digital Spy

Dalam serial Captain America: Civil War (2016), penonton akan disuguhi perang saudara yang terjadi antara kubu Captain America dan Iron Man.

Perdebatan seolah tidak ada akhirnya, hal ini karena perbedaan pendapat dan juga sifat keras kepala dari Tony Stark, menjadi salah satu penyebab pecahnya tim Avengers.

Sebenarnya tidak hanya sekali Stark berseteru dengan rekan sesama tim. Bahkan hal tersebut telah terjadi ketika Stark pertama bertemu Thor dan Captain America di The Avengers (2012).

Mengambil Keuntungan dari Setiap Peperangan

Sumber Gambar : Polygon

Bila kalian menonton film Iron Man (2008), maka kalian akan tahu bahwa kekayaan Stark berasal dari penjualan senjata canggih.

Bahkan jika dihitung, kekayaan Stark mencapai 12,4 miliar dollar Amerika. Stark dapat dikatakan sebagai salah satu superhero paling kaya sepanjang masa.

Bahkan di Afghanistan, agar dapat melancarkan proyek bersama militer Amerika Serikat, Stark melakukan demo kekuatan misil Jericho yang punya daya hancur sangat dahsyat.

Karena terpukau dengan kehebatan senjata buatan Stark, pihak militer kemudian membeli senjata tersebut dalam jumlah banyak. Hal tersebut tentu membuat rekening Stark semakin menggelembung.

Sayangnya Stark tidak tahu, bahwa senjata yang dia buat justru digunakan oleh teroris, untuk menghancurkan negeri dan memakan banyak korban jiwa.

Ada komentar?