Facebook Dipaksa Bercerai dengan Instagram dan WhatsApp

Dengan memiliki Instagram dan WhatsApp, Facebook sudah menjadi sesosok titan di wilayah media sosial. Kini kondisi itu terancam dengan adanya tuntutan untuk memisahkan Instagram dan WhatsApp dari Facebook.

Tuntutan itu datang dari Federal Trade Commission (FTC), sebuah organisasi independen dari pemerintah Amerika Serikat yang menjaga hukum anti monopoli dan mengawasi perlindungan konsumen.

Saat ini Instagram merupakan media sosial berbasis foto dan video paling populer di dunia. Begitu pun WhatsApp di wilayah aplikasi pesan. Sedangkan layanan Facebook sendiri juga merupakan media sosial terbesar di dunia.

Dalam beberapa waktu terakhir, Facebook mulai mengintegrasikan semua layanan miliknya. Misalnya menghadirkan Messenger di Instagram dan menjadikan Facebook Pay sebagai inti transaksi baik di untuk berbelanja di WhatsApp dan Instagram.

Tuntutan Anti Monopoli

FTC mempublikasikan tuntutan itu melalui situs resmi mereka. Pada publikasi itu, FTC menyebutkan kalau Facebook secara ilegal sudah menjaga monopoli di media sosial secara bertahun-tahun.

Berdasar penyelidikan FTC, proses monopoli itu sudah berjalan bertahun-tahun. Sejak Facebook mengakuisisi Instagram di tahun 2012, dan ditambah dengan mengakuisisi WhatsApp pada tahun 2014.

Menurut FTC, Facebook melakukan akuisisi itu untuk menanggulangi kompetisi (yang akhirnya menjadi monopoli). Dengan begitu, konsumen tidak memiliki pilihan lain untuk media sosial.

Selain itu, FTC juga menyebutkan bagaimana Facebook menghalangi pengembang aplikasi lain untuk mengakses fitur Facebook. Dalam hal ini contohnya menutup akses pertemanan Facebook dari aplikasi video pendek Vine dari Twitter.

FTC menuntut agar pengadilan federal mengambil keputusan untuk memisahkan aset Facebook, termasuk Instagram dan WhatsApp; mencegah Facebook berlaku tidak kompetitif pada pengembang aplikasi, dan mengawasi Facebook dalam melakukan akuisisi di masa mendatang.

Jawaban Facebook

Menghadapi tuntutan tersebut, Facebook pun memberi jawaban melalui kanal berita mereka. Pada dasarnya, Facebook membantah tuntutan tersebut.

Raksasa media sosial ini menyebutkan kalau FTC sendiri sudah menyetujui akuisisi Instagram di tahun 2012 setelah melakukan penyelidikan menyeluruh. Lalu Komisi Eropa juga sudah melihat akuisisi WhatsApp di tahun 2014 dan menyetujuinya.

Facebook pun menyatakan kalau mereka sudah mengembangkan dua layanan media sosial ini menjadi jauh lebih baik dari kondisi saat mereka diakuisisi. Pengembangan itu pun sudah menguntungkan konsumen (pengguna), terutama di sektor bisnis.

Untuk halangan terhadap pengembang lain, Facebook berpendapat kalau hal itu adalah standar di industri perangkat lunak. Tidak hanya Facebook yang membatasi akses seperti itu. Mereka memberi contoh LinkedIn, Pinterest, dan Uber. Facebook juga menyebutkan kalau platform lain bisa berjalan tanpa akses ke Facebook, misalnya YouTube, Twitter, dan WeChat.

%d blogger menyukai ini: