Fakta Agent Smith, Malware Baru Pengacau Sistem Android

Agent Smith merupakan malware baru yang menyerang Android. Berikut ini fakta dan cara mudah mengatasi malware tersebut.

Ada jenis malware baru yang telah menginfeksi lebih dari 25 juta perangkat dan 15 juta di antaranya dari India. Malware ini menyasar sistem operasi Android. Agent Smith akan menggantikan aplikasi di ponsel dengan versi palsu tanpa memberi tahu pengguna.

Sumber Gambar : Business Insider Singapore

Apa Itu Malware Agent Smith?

Agent Smith adalah malware modular yang mengeksploitasi kekurangan Android. Malware ini dapat mengganti aplikasi menjadi versi jahat.

Sebenarnya aplikasi jahat tidak mencuri data. Tapi aplikasi yang diganti menampilkan banyak iklan, atau mencuri kredit dari perangkat untuk membayar iklan yang tayang.

Kenapa malware ini disebut dengan nama seperti itu? Nama tersebut sama dengan karakter Matrix yang terkenal sebagai virus.

Tim peneliti Check Point memiliki alasan kenapa menamai malware ini seperti itu. Alasannya karena metode yang digunakan malware mirip dengan teknik Agent Smith dalam film.

Malware ini pertama kali muncul di toko aplikasi pihak ketiga โ€˜9Apps.โ€™ Toko tersebut menargetkan pengguna India, Arab dan Indonesia.

Cara Kerja Malware Agent Smith

Malware ini bekerja dalam tiga fase. Dropper memikat korban yang menginstal malware secara sukarela. Dropper awal berisi file berbahaya yang menyamar sebagai foto, game, atau aplikasi.

Dropper lalu mendeskripsi dan menginstal file berbahaya. Malware menggunakan Google Updator, Google Update to U, atau โ€˜com.google.vendingโ€™ untuk menyamarkan aktivitas.

Selajutnya malware membuat daftar aplikasi yang diinstal. Jika sebuah aplikasi cocok dengan target, malware akan menambal aplikasi target dengan iklan berbahaya.

Beberapa aplikasi yang kerap menjadi target malware ini adalah WhatsApp, Opera, SwiftKey, dll. Jadi kalian sebaiknya hati-hati saat menemukan iklan dalam aplikasi tersebut.

Cara Menemukan dan Menghapus Agent Smith dari Android

Sebenarnya malware ini bisa dilihat dengan mudah. Jika aplikasi yang biasa digunakan tiba-tiba menampilkan banyak iklan, bisa jadi smartphone Android kalian terserang Agent Smith.

Selain itu, iklan yang ditampilkan malware cenderung susah ditutup. Tapi belum tentu ini ulah Agent Smith, sebab malware lain juga kerap menampilkan iklan dalam aplikasi.

Jika kalian menemukan aplikasi mencurigakan, segera lakukan pemindaian virus dan malware. Gunakan bantuan aplikasi antivirus.

Salah satu aplikasi antivirus yang dapat kalian gunakan adalah Malwarebytes Security. Unduh aplikasi, lalu jalankan pemindaian sistem secara keseluruhan.

Download