KEREN ABIS! Film Horor Asal Jepang Ini Dibuat Pakai Aplikasi Zoom

Sutradara asal Jepang, Shinichiro Ueda punya satu film dokumenter keren. Uniknya, film yang bergenre horor komedi ini dibuat pakai aplikasi Zoom.

Seperti apa bayangan kalian saat memikirkan proses pembuatan film horor? Pasti sangat rumit ya. Dimulai dari penataan lokasi, efek, sampai pemakai alat perekam video yang handal.

Konsep semacam itu memang wajar bagi mayoritas film horor. Tapi bagi sutradara Shinichiro Ueda, hal itu tidak berlaku lagi.

Sutradara asal Jepang ini berhasil menciptakan inovasi β€˜anti-mainstream’ dalam pembuatan film horor. Tidak memakai alat perekam video mahal, Ueda justru berhasil mendebutkan film yang dibuat pakai aplikasi Zoom.

Film β€˜One Cut of the Dead’ Dibuat Pakai Zoom

Film buatan Ueda yang saya bahas kali ini berjudul β€˜One Cut of the Dead.’ Ini adalah film bergenre horor komedi asal Jepang berdurasi 26 menit dan dibuat dari jarak jauh. Artinya, semua kru dan pemain tidak ada yang bertatap muka langsung. WOW!

Berbeda dengan film lainnya, film ini dibuat memakai aplikasi Zoom. Film ini menampilkan rekaman yang diambil oleh pemainnya sendiri lewat smartphone, lalu digabung dengan panggilan video call di aplikasi Zoom.

Hal yang bikin penasaran, kenapa sih film ini harus dibuat menggunakan Zoom? Kalian tahu kan, Zoom saat ini banyak dipakai orang selama masa pandemi untuk video call. Inilah salah satu alasan yang melatarbelakangi Ueda pakai Zoom.

β€œSeluruh Jepang bahkan dunia saat ini merasa stres karena virus Corona. Jadi saya hanya ingin menghibur orang-orang lewat hiburan ringan dan cara sederhana,” ungkap Ueda kepada The Associated Pers via Zoom.

Latar belakang film ini sendiri adalah perasaan putus asa yang dirasakan artis, musisi, dan pembuat film saat ini. Karena social distancing, mereka jadi sulit bekerja dan mata pencaharian pun terganggu.

Sementara itu, film ini rilis awal tahun 2020 dan bisa kalian tonton di YouTube. Film ini menampilkan karakter yang sama, dengan film pemenang penghargaan di tahun 2017, β€˜One Cut of the Dead.’

Plot film ini berpusat di sekitar pemeran dan kru film. Mereka merekam film pendek tentang penyusup misterius yang menyerang dengan menggeletik korban. Membuat korban pun tidak bisa berhenti tertawa. Sungguh cerita yang konyol kan? Hahaha.

Hasilnya tentu saja kocak sekaligus bikin penonton geleng-geleng kepala. Bukan karena seramnya, melainkan karena saking anehnya klip yang dihasilkan.

Walau terkesan awur-awuran, tapi film ini patut diacungi jempol lho. Selain cara pembuatannya yang kreatif, film β€˜One Cut of the Dead’ lumayan menghibur.

Selain itu, film ini juga punya pesan kuat dan mengharukan tentang orang-orang kreatif yang berkumpul bersama. Walau pun ada hambatan, tapi pengabdian mereka dalam pembuatan film benar-benar tak tergoyahkan. KEREN!

Satu lagi yang tidak kalah keren. Di akhir video, kalian akan melihat kredit yang menampilkan lebih dari 300 orang. Mereka semua mengirimkan klip video wajah senyum. Pengirimnya pun dari mana saja mulai dari Korea, Kanada, dan negara lainnya.

Gaya Ueda dalam menggabungkan komedi slaptick dan fokus pada visual, dibanding cerita verbal memang unik. Bahkan gaya yang seperti ini relatif langka di industri perfilman Jepang.

Bagaimana menurut kalian?

%d blogger menyukai ini: