Lebih Aman, TikTok Kenalkan Dua Fitur Baru untuk Anti Bullying

TikTok akhirnya mengenalkan dua fitur anti bullying baru. Fitur ini akan mencegah kasus pelecehan dan perundungan yang terjadi di TikTok.

Media sosial adalah tempat semua orang bebas berkomentar. Sayangnya hal ini justru jadi boomerang buat sebagian orang, apalagi public figure. Media sosial seolah menjelma jadi tempat mereka mendapat ujaran kebencian, pelecehan, bahkan bullying.

Makin ke sini, berbagai pengembang media sosial mulai sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan mental penggunanya. Oleh sebab itu, beberapa media sosial akhirnya meluncurkan fitur anti bullying.

Sebelumnya kita bisa melihat fitur anti bullying di beberapa media sosial besar, salah satunya di Instagram. Kini TikTok giliran mengeluarkan fitur anti bullying. Apa fiturnya dan bagaimana cara kerjanya?

Fitur Baru TikTok untuk Anti Bullying

Dilansir dari Tiktok Newsroom, fitur pertama yang dikenalkan TikTok bernama ‘Filter All Comments.’ Lewat fitur ini, pengguna akan memiliki kemampuan untuk menyembunyikan semua komentar di video, kecuali pengguna menyetujuinya.

Pada dasarnya, Filter All Comments adalah opsi tambahan buat pengguna. Sebelum fitur ini ada, pengguna sudah dibekali alat untuk filter spam, kata kunci dan komentar yang menyinggung.

saring komentar bullying di tiktok
Sumber Gambar : TikTok Newsroom

Tapi bukan berarti setelah memakai fitur Filter All Comments, kamu tidak akan dilecehkan atau di-bully di TikTok ya. Semua pilihan tetap ada di kamu. Apakah kamu ingin semua orang tahu kamu di-bully di TikTok atau tidak.

Sekarang saya akan bahas fitur yang kedua. Di fitur ini, TikTok akan memperingatkan kamu sebelum berkomentar. Bukan sembarang komentar, fitur ini akan keluar jika komentar kamu mengandung kata-kata yang tidak sopan atau merujuk ke bully.

Sumber Gambar : TikTok Newsroom

Misalnya kamu mencoba meninggalkan komentar yang mengandung ujaran kebencian, unsur pelecehan seksual, atau kata-kata bully yang ada di algoritma TikTok, maka aplikasi akan menghimbau kamu untuk mengedit atau menghapus komentar tersebut.

Fitur TikTok Belum Efektif

Sayangnya menurut saya, fitur yang kedua ini masih kurang efektif. Oke. Bagi beberapa orang mungkin mereka akan menghiraukan fitur ini dan mengurungkan niatnya untuk berkomentar jahat.

Tapi saya yakin tidak sedikit orang yang tetap kekeuh ‘ingin’ berkomentar jahat, meskipun mereka sudah melihat peringatan dari TikTok.

Mungkin bakal lebih efektif kalau fitur ini ‘memperingatkan’ pengguna sebelum berkomentar. Lalu jika mereka masih tetap kekeuh, TikTok langsung menghapusnya atau mengarsipkan komentar tersebut. Hm, bagaimana menurutmu?

Sebenarnya sejak pertama diluncurkan, sistem filter di TikTok selalu dipertanyakan. Bahkan bulan lalu, Business Insider pernah melaporkan tentang bagaimana sebuah video TikTok bisa mendapat 1 juta tayangan, tapi hanya karena alasan yang salah.

Jadi kasus ini menimpa Chelsea Brickhama, wanita transgender berusia 38 tahun yang tinggal di Florida. Chelsea mendapatkan komentar transphobic dan bully terhadap penampilannya.

Tentu harapannya setelah ada tools anti-bullying ini, TikTok bisa lebih aman dan kesehatan mental content creator-nya juga lebih terlindungi.

Hingga kini, TikTok belum mengatakan kapan dua fitur ini bakal diluncurkan secara resmi. Namun kami akan memberikan informasinya saat fitur tersebut resmi diluncurkan.

%d blogger menyukai ini: