Fitur Instagram “Take a Break” Sudah Mulai Diuji Coba

Kepala Instagram, Adam Mosseri, mengumumkan bahwa Instagram resmi menguji coba fitur “Take a Break” untuk mengatasi kecanduan medsos.

Sebelum fitur tersebut resmi diuji coba, sebenarnya Wakil Presiden Urusan Global Facebook, Nick Clegg,  sempat menyinggung fitur ini pada bulan Oktober lalu.

Clegg mengatakan kalau fitur “Take a Break” dibuat oleh beberapa pihak yang melakukan penelitian di Instagram. Hasil penelitian tersebut menunjukkan kalau Instagram dapat memberikan efek negatif pada kesehatan mental remaja.

Karena sekarang Adam Mosseri telah resmi mengumumkan soal uji coba fitur Take a Break, mari kita lihat seperti apa cara kerja fitur ini.

Nggak jauh beda dengan apa yang dibilang Clegg Oktober lalu. Fitur Take a Break dibikin untuk memberikan waktu istirahat buat pengguna aplikasi, supaya mereka nggak kecanduan media sosial.

Sebenarnya Take a Break adalah fitur opt-in. Setelah fitur ini diaktifkan, Take a Break memungkinkan pengguna mengatur pengingat di dalam aplikasi. Notifikasi ini akan mengingatkan pengguna agar beristirahat setelah menggunakan aplikasi selama 10, 20 atau 30 menit.

Seperti yang kamu lihat dalam gambar di atas, untuk mengaktifkan fitur ini kamu hanya perlu mengetuk tombol “Turn On.” Setelah itu pilihlah waktu istirahat yang kamu inginkan mulai dari 10, 20 atau 30 menit. Kalau sudah, klik tombol “Done” untuk mengonfirmasi perintah.

Dalam proses pengembangannya, Instagram berkolaborasi dengan pihak ketiga. Mosseri mengatakan kalau fitur ini dikembangkan sebagai upaya, agar pengguna bisa mendapat lebih banyak kontrol atas pengalaman mereka di Instagram.

Fitur ini akan diuji coba selama beberapa pekan kepada beberapa pengguna. Kalau nanti proses uji cobanya lancar, maka fitur Take a Break siap diluncurkan pada bulan Desember. Fitur ini dipastikan menjangkau semua pengguna aplikasi dalam satu sampai dua bulan.

%d blogger menyukai ini: