Lebih Dari 6000 GPU NVIDIA Bantu Kembangkan Peta 3D Jagat Raya

gambar: NVIDIA

Apa kamu bisa membayangkan peta jagat raya dalam bentuk 3D? Mungkin memang susah dibayangkan ya. Tapi di proyek peta 3D jagat raya itulah lebih dari 6000 GPU NVIDIA ambil bagian.

Pada tanggal 27 Mei 2021, The National Energy Research Scientific Computing Center (NERSC) di Lawrence Berkeley National Laboratory (Berkeley Lab) mengumumkan fase pertama dari supercomputer generasi terbaru yang diberi nama Perlmutter.

Komputer itu disebut sebagai peningkatan tingkat lanjut pada high performance computing (HPC) dengan kemampuan pengolahan AI sebesar 4 exaFLOP. Sebagai gambaran, konsol game Xbox Series X memiliki kemampuan 12.1 teraFLOP. 1 exaFLOP sama dengan 1000000 teraFLOP. Luar biasa? Ya.

Dalam proyek komputer super ini, ada sekitar 6,159 GPU NVIDIA A100 dengan Tensor Core. GPU NVIDIA sebanyak itu akan membantu komputer membentuk peta 3D jagat raya berdasar data dari Dark Energy Spectroscopic Instrument (DESI).

super komputer perlmutter dengan 6159 gpu nvidia
gambar: NERSC

Tujuan pembentukan peta itu sendiri adalah untuk mengungkap misteri dark energy, yang ikut andil dalam meluasnya jagat raya. Dark energy ini merupakan penelitian Saul Perlmutter yang membuatnya diganjar penghargaan Nobel dan menjadi nama komputer super ini.

GPU NVIDIA dengan Tensor Core itu memainkan peranannya dalam mempercepat teknologi AI melakukan kalkulasi dan simulasi. Salah satu kasus lain untuk peranan ini adalah melakukan simulasi interaksi antar atom.

NVIDIA sendiri, melalui CEO Jensen Huang, berpendapat kalau kemampuan Perlmutter menggabungkan teknologi AI dan komputasi kemampuan tinggi akan membantu banyak proyek ilmiah, mulai dari fisika kuantum, riset biologi, dan berbagai bidang lain.

(Sementara yang terbayang di pikiran saya yang terbatas ini baru sebatas gambar peta planet seperti di game Destiny 2 atau Warframe. Maafkan)

%d blogger menyukai ini: