Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Punya Laptop/PC Baru

Apa yang kalian lakukan jika punya laptop/PC baru? Agar tidak bingung, lakukan beberapa hal ini saat kalian memiliki laptop/PC baru.

Hal pertama yang dilakukan orang saat punya komputer baru adalah langsung menggunakannya. Tapi saya tidak menyarankan hal tersebut.

Sebab ada beberapa hal yang harus kalian lakukan sebelum menggunakan komputer baru. Hal-hal tersebut mudah dilakukan dan tidak butuh bantuan orang lain.

Dalam jangka panjang, hal ini dapat membuat PC lebih aman, cepat dan awet. Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan saat memiliki laptop/PC baru:

Tinjau Pengaturan Pembaruan

Sumber Gambar : Makeusof

Microsoft selalu merilis pembaruan berkala untuk Windows 10. Dalam versi terbaru Windows 10, Microsoft memberi kontrol lebih banyak untuk pengguna tentang pembaruan.

Untuk mengatur pembaruan, simak langkah di bawah ini:

  • Klik tombol β€˜Start’ pada keyboard.
  • Klik menu β€˜Settings.’
  • Scroll ke bawah dan klik menu β€˜Update & Security > Windows Update.’
  • Klik menu β€˜Advanced Options’ untuk lebih banyak pilihan pembaruan.
  • Klik toggle β€˜Pause Updates’ untuk pause semua pembaruan.
  • Atau klik β€˜Update notifications’ untuk mendapat notifikasi jika update membutuhkan reboot.

Periksa Power Plan

Sumber Gambar : Makeusof

Perhatikan pengaturan daya agar komputer lebih produktif. Hal ini berguna untuk memperpanjang masa pakai baterai dan menyeimbangkan penggunaan daya.

Simak langkah berikut ini untuk mengatur daya komputer:

  • Klik tombol β€˜Start’ pada keyboard.
  • Klik menu β€˜Settings.’
  • Scroll ke bawah dan klik β€˜System > Power & sleep.’
  • Atur waktu ideal saat layar menjadi gelap atau sleep.
  • Klik tautan β€˜Additional Power Settings.’
  • Pilih menu β€˜Change advanced power settings’ untuk menyempurnakan pengaturan.

Dalam kotak dialog tersebut, ada banyak berbagai pengaturan daya laptop. Kalian dapat menyesuaikan pengaturan sesuai kebutuhan.

Membuat Recovery Drive

Sumber Gambar : Makeusof

Recovery drive berguna untuk komputer yang tidak mau mulai. Recovery drive akan membuat PC booting ke Windows Recovery Environtment.

Untuk membuat Recovery Drive, simak cara berikut ini:

  • Ketik β€˜recovery’ pada kolom pencarian.
  • Pada hasil pencarian, klik β€˜Recovery Drive.’
  • Lihatlah kolom β€˜Create a recovery drive.’
  • Centang β€˜Back up system files to the recovery drive.’
  • Klik tombol β€˜Next’ dan ikuti instruksi sampai selesai.

Uninstall Bloatware dan Matikan Setelan Yang Mengganggu

Bloatware adalah aplikasi tidak penting yang ada di sistem. Biasanya aplikasi merupakan versi uji coba dan terdiri dari game, ripper DVD dan antivirus.

Berikut ini cara uninstall bloatware di komputer:

Nonaktifkan Start Menu Advertising

Sumber Gambar : Makeusof

Windows 10 akan merekomendasikan aplikasi atau game di menu Start. Untuk menghentikan iklan tersebut, Klik β€˜Settings > Personalization > Start > matikan Show Suggestions occasionally in Start.’

Nonaktifkan Lock Screen Ads

Windows 10 kadang menampilkan iklan di lock screen melalui Windows Spotlight. Untuk menonaktifkan ini, buka β€˜Settings > Personalization > Lock Screen’ dan atur background dengan gambar atau slideshow.

Matikan Taskbar Pop-Ups

Sumber Gambar : Makeusof

Windows 10 biasanya memberikan rekomendasi menggunakan Microsoft Edge. Untuk menonaktifkan fitur ini, simak langkah berikut ini:

  • Buka β€˜Settings > System > Notifications & actions.’
  • Kemudian matikan opsi β€˜Get tips, tricks, and suggestions as you use Windows.’

Membuat System Restore Point

Sumber Gambar : Makeusof

Fitur Restore System adalah tools untuk membatalkan update perangkat. Biasanya update hardware atau software tertentu justru membuat sistem tidak stabil.

Fitur ini akan membuat pemulihan secara berkala. Untuk mengaktifkan Restore System, buka β€˜Control Panel > System > System protection.’

Jika drive dalam keadaan β€˜On’, maka fitur pemulihan drive telah berfungsi. Secara otomatis, Windows melakukan pemulihan satu kali seminggu.

Mengatur Keamanan Windows Defender

Windows memiliki sistem keamanan bawaan bernama Windows Defender. Tapi mayoritas pengguna mengabaikan pengaturan Windows Defender.

Pada Windows 10 1809, semua opsi keamanan telah dipindah ke Windows Security. Agar keamanan Windows Defender lebih maksimal, ikuti tips di bawah ini:

Virus & Threat Protection

Sumber Gambar : Makeusof

Klik β€˜Manage settings’ untuk mendapat lebih banyak opsi. Setelah itu, aktifkan opsi Real-time protection, Cloud-delivered protection dan Automatic sample submission.

Setelah itu, sistem akan otomatis memblokir malware secara real-time. Bahkan sistem akan memblokir malware meskipun tidak ada dalam database.

Blokir Ransomware dengan Controlled Folder Access

Sumber Gambar : Makeusof

Controlled Folder Access ini diperkenalkan saat peluncuran Windows 10 1709. Hal ini berguna untuk mencegah aplikasi berbahaya mengubah file penting dalam folder.

Untuk mengaktifkan fitur ini, buka halaman Virus and Threat Protection. Klik menu β€˜Manage ransomware protection,’ dan aktifkan opsi β€˜Controlled Folder Access.’

Mengatur Jadwal Backup

Tidak ada yang dapat menjamin data komputer bebas dari pencurian dan kegagalan hard drive. Oleh sebab itu, kalian perlu melakukan pencadangan rutin.

Agar aman, saya sarankan kalian untuk menggunakan hard drive eksternal minimal 1TB. Sementara itu, gunakan hard drive yang telah dilengkapi USB 3.0.

Gunakan disk pertama untuk backup sistem. Sementara disk lainnya dapat digunakan untuk mencadangkan data.

Selain hard drive eksternal, kalian juga bisa memanfaatkan layanan penyimpanan cloud. Cobalah Dropbox atau Google Drive untuk mencadangkan beberapa file.

More Stories
5 Game 3D Terkeren yang Bisa Kamu Mainkan di Android