Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

HTC Pangkas Jumlah Karyawan Untuk Bertahan

HTC di MWC 2015 Barcelona
Anom Penulis

Smartphone terbukti merupakan industri yang keras. Tidak sedikit perusahaan jatuh bangun dan jatuh lagi. HTC memangkas 1.500 jumlah karyawan di Taiwan. Apakah ini indikasi kejatuhan HTC?

Mungkin kamu berpikir bahwa jumlah itu tidak banyak untuk sebuah perusahaan besar. Tapi setelah memangkas 1.500 karyawan, jumlah pegawai HTC hanya akan berada di bawah 5.000 orang. Bandingkan dengan kondisi lima tahun lalu, ketika HTC memiliki 19.000 karyawan di tahun 2013.

popculture.id

Sungguh ironis mengingat dulu HTC merupakan nama yang disegani. HTC — yang kala itu menggunakan Windows Mobile (sebelum Windows Phone lahir) — mampu bersaing dengan Blackberry yang menjadi raja. Kemudian HTC juga merilis HTC Dream atau G1 yang menjadi perangkat berbasis Android pertama. Bahkan, perkembangan tampilan Android HTC saat itu bisa menyaingi tampilan iOS iPhone.

Namun Samsung kemudian mengambil alih posisi di garda depan. Raksasa Korea ini menjadi pilihan Google untuk membuat handphone Nexus kedua dan ketiga. Samsung pun tidak menyia-nyiakan kesempatan.

[irp posts=”52399″ name=”HTC U12+ Datang Dengan Bodi Semi Transparan”]

Sesungguhnya, ini bukanlah kesalahan HTC. Vendor smartphone lain, seperti Sony dan LG, juga mengalami kesulitan serupa. Mereka tetap memproduksi handphone berkualitas. Hanya saja, Samsung berhasil menancapkan citra kuat di benak konsumen.

Sebagai contoh — kalau kamu ingat — handphone HTC One M8 yang dirilis tahun 2014 merupakan handphone Android yang banyak dipuji. Hampir semua situs teknologi mengacungkan jempol. Bahkan, HTC pun merilis One M8 yang berbasis Windows Phone (yang walau tidak sebaik versi Android juga mendapat pujian).

htc one m8 android
Smartphone HTC One M8 Android (foto: Kārlis Dambrāns | Flickr)

Namun, secara perlahan, kondisi HTC terus menurun. Pangsa pasar yang tadinya dipegang kencang, berkurang terus menerus. Pada akhir tahun 2017, HTC diperkirakan hanya berhasil memasarkan 500.000 buah smartphone di seluruh dunia.

Di tahun yang sama, tepatnya bulan September, Google membeli divisi riset dan pengembangan HTC sebesar $1,1 milyar. Divisi ini merupakan tim yang bertanggung jawab atas ponsel Google Pixel. Proses akuisisi ini selesai pada bulan Januari 2018. Kesepakatan ini memindah sekitar 2.000 orang karyawan HTC ke bawah naungan Google.

[irp posts=”49340″ name=”Google Menyelesaikan Akuisisi Divisi Smartphone HTC”]

Seperti sudah disebut di atas, industri smartphone memang keras. Dari jawara di awal kebangkitan handphone — Nokia, Motorola, Ericsson, dan Siemens — hanya dua nama yang bertahan. Itu pun sudah bukan perusahaan aslinya lagi. Nokia diproduksi oleh HMD Global dan Motorola diproduksi oleh Lenovo.

Yah, Nokia berhasil kembali bangkit dan Motorola masih laku keras (terutama di Amerika Latin). Namun nama besar lain, seperti Sony (dulu sempat bekerja sama dengan Ericsson dengan merk Sony-Ericsson) dan LG, juga terseok. Apalagi saat ini hantaman handphone dari daratan Cina hadir bertubi-tubi. Huawei, Xiaomi, dan Oppo berhasil menjadi raksasa kecil di persaingan ini.

pangsa pasar smartphone dunia juni 2018
Kondisi pangsa pasar smartphone dunia Juni 2018 (via StatCounter)

Walau memiliki latar berbeda, kondisi HTC ini mengingatkan kita pada Nokia dan Windows Phone. Divisi smartphone Nokia diserap oleh Microsoft, namun Windows Phone tidak berhasil bersaing. Pangsa pasar yang semakin kecil akhirnya membuat sistem operasi itu pun mundur dari gelanggang.

Sayangnya, setelah akuisisi oleh Google, nampaknya HTC bukanlah perusahaan yang dulu. HTC U12+ yang menjadi handphone flagship HTC terbaru, tidak berhasil melewati uji ketahanan (yang diakukan oleh JerryRigEverything). Salah satunya adalah ada celah di sambungan casing belakang saat dibengkokkan, yang membuat rating IP68 (tahan air dan debu) percuma.

Yah, entah apa yang akan terjadi setelah HTC memangkas 1.500 karyawannya di Taiwan. Tidak tahu juga apakah HTC akan kembali hadir dengan smartphone baru di masa mendatang.

    %d blogger menyukai ini: